USULAN PENINGKATAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PRODUK BENANG CARDING RSCD 16 RX ( STUDI KASUS PADA PT. GRANDTEX )
PT. Grandtex adalah salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi benang, seperti benang ring combed, carding dan blended serta benang OE 5S sampai dengan 45S. Jenis benang yang merupakan hasil produksi terbesar di PT. Grandtex adalah benang carding RSCD 16 RX. Benang ini banyak digunakan dalam industri textile sebagai penyusun anyaman kain katun. Sampai dengan saat ini perusahaan belum mampu memberikan kepuasan yang cukup kepada konsumen dalam hal kualitas. Dimana sejauh ini para konsumen tidak puas terhadap kualitas dari produk benang carding RSCD 16 RX karena sering mendapatkan benang dengan permukaan yang tidak rata. Benang dikatakan memiliki permukaan yang rata apabila tingkat ketidakrataan (U%) hanya berkisar pada nilai 10%. Tingkat ketidakrataan (U%) pada produk benang carding RSCD 16 RX ini masih tinggi, yaitu berkisar antara 18% hingga 20%. Tingginya tingkat ketidakrataan ini disebabkan oleh besarnya jumlah cacat yang timbul selama proses pembuatan benang.
Melihat besarnya jumlah cacat yang timbul selama proses pembuatan benang carding RSCD 16 RX, maka PT. Grandtex ditantang untuk dapat menjawab kebutuhan pasar (konsumen) dengan memberikan kualitas produk yang terbaik melalui suatu metode peningkatan kualitas. Adapun metode peningkatan kualitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Six Sigma. Dalam penerapannya terdapat tahapan-tahapan yang harus dilakukan, yaitu: define, measurement, analyze, improvement, dan control. Mengingat bahwa dalam penelitian ini tidak dilakukan implementasi usulan tindakan perbaikan, maka penerapan metode Six Sigma tidak akan melakukan tahap control. Dalam penelitian ini juga akan menggunakan metode Failure Mode and Efect Analysis (FMEA) dan pendekatan fuzzy yang bertujuan agar menunjang penerapan dari metode Six Sigma.
Melihat dari uraian di atas maka penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan usulan dalam meningkatkan kualitas produk benang carding RSCD 16 RX. Hal ini berarti usulan tindakan perbaikan yang ditawarkan diharapkan mampu meminimasi jumlah cacat yang timbul pada proses pembuatan benang carding RSCD 16 RX, sehingga peningkatan kualitas pada produk benang carding RSCD 16 RX dapat tercapai.
Berdasarkan identifikasi cacat didapatkan bahwa jenis cacat yang terjadi selama proses pembuatan benang carding RSCD 16 RX adalah thin, thick dan neps. Adapun faktor penyebab untuk jenis cacat thin dan thick meliputi roller pada mesin DX7A macet, serat kapas sulit terurai, ruangan sekitar stasiun kerja yang pengap, prosedur pembersihan rotor mesin carding DK760 (stasiun kerja carding) kurang dipahami oleh operator dan operator yang tidak mengikuti Work Instructur (WI). Sedangkan faktor penyebab untuk jenis cacat neps meliputi spin box pada mesin toyoda CD7 TU automatic loom works tidak bisa tertutup rapat, serat kapas kotor, ruangan sekitar stasiun kerja ring spinning kotor, operator tidak mengikuti Work Instructur (WI) dan prosedur pembersihan roll draft pada mesin toyoda CD7 TU automatic loom works yang kurang dipahami oleh operator. Setelah dilakukan penentuan prioritas perbaikan faktor penyebab untuk masing-masing jenis cacat maka didapatkan faktor penyebab yang diprioritaskan, yaitu: roller pada mesin DX7A macet, prosedur pembersihan rotor mesin carding DK760 kurang dipahami oleh operator, ruangan sekitar stasiun kerja ring spinning kotor. Selanjutnya akan dilakukan perancangan usulan tindakan perbaikan untuk masing-masing faktor penyebab yang telah diprioritaskan, yaitu:
1. Roller pada mesin DX7A hendaknya diberi pelumas (oli).
2. Membuat prosedur pembersihan rotor mesin carding DK760 yang baru.
3. Memberikan pelatihan pada operator mengenai kegiatan scooring pada rotor mesin carding DK760.
4. Menyediakan sarana seperti tempat pembuangan kapas di sekitar stasiun kerja ring spinning
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).USULAN PENINGKATAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PRODUK BENANG CARDING RSCD 16 RX ( STUDI KASUS PADA PT. GRANDTEX ) ().Teknik Industri:FTI
Chicago Style
.USULAN PENINGKATAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PRODUK BENANG CARDING RSCD 16 RX ( STUDI KASUS PADA PT. GRANDTEX ) ().Teknik Industri:FTI,2008.Text
MLA Style
.USULAN PENINGKATAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PRODUK BENANG CARDING RSCD 16 RX ( STUDI KASUS PADA PT. GRANDTEX ) ().Teknik Industri:FTI,2008.Text
Turabian Style
.USULAN PENINGKATAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PRODUK BENANG CARDING RSCD 16 RX ( STUDI KASUS PADA PT. GRANDTEX ) ().Teknik Industri:FTI,2008.Text