// <![CDATA[APARTMENT & TOWNHOUSE 'THE MILD RESIDENCE at ANCOL']]> FANNYASTO PRADIPTA / 21.2007.047 Dosen Pembimbing 1 Ir. Utami, MT Erwin Y, ST. MT
Sekarang ini apartemen menjadi pilihan dari masyarakat modern di kota-kota besar sebagai tempat hunian yang memberikan kepraktisan dan efisiensi waktu dimana kultur waktu yang cepat menjadi sangat penting. Apartemen kemudian banyak bermunculan dalam beberapa tahun terakhir ini kemudian berkembang menjadi suatu investasi dan gaya hidup masyarakatnya. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah Waterfront. Istilah Waterfront sebenarnya sudah lama di pakai untuk pengembangan beberapa kawasan perkotaan yang berada di dekat tepi air. Konsep pengembangan ini sudah di pakai oleh beberapa negara maju dan berkembang antara lain : Amerika serikat, Dubai, dan beberapa negara Eropa dan Asia lainnya. Pengembangan kawasan tepi air ini sebenarnya sudah mulai di kembangkan sejak tahun 1980 dan bermula di wilayah negara Amerika. Kini di Indonesia sendiri sedang dikembangkan pula Waterfront Development. Beberapa daerah sudah mulai mengembangkan daerahnya dengan konsep Waterfront Development antara lain : Manado, Makasar, serta beberapa daerah lain yang memiliki daerah tepian air. Melihat kondisi Indonesia sendiri yang notaben nya adalah negara kepulauan maka pantas jika daerah – daerah yang dekat dengan tepian air mengembangkan wilayahnya dengan acuan Waterfront Development karena selain mngoptimalkan lahan juga dapat menjadi area bisnis serta rekreasi tersendiri. Dengan begitu maka pemasukan daerah pun akan tetap terpenuhi. Proyek Tugas Akhir ini memiliki tujuan mendukung berkembangnya hunian yang ada di Kota Jakarta pada khususnya, sehingga meminimalisir lahan yang ada. Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metode yang digunakan adalah metode analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pembangunan hunian vertikal dan townhouse.