// <![CDATA[PENERAPAN ALGORITMA RSA SEBAGAI PENGAMANAN DATA TRANSAKSI CLIENT-SERVER PADA WEBSITE E-COMMERCE]]> Gilang Magrial Budi Kharisma / 15-2005-030 Penulis Ir. Winarno Sugeng, M.Kom
Keamanan dan kerahasiaan sebuah data atau informasi dalam komunikasi dan pertukaran informasi sangatlah penting. Seringkali data atau informasi yang penting dalam komunikasi kadang tidak sampai kepada penerima atau tidak hanya diterima oleh penerima tetapi juga oleh pihak lain yang melakukan pembajakan atau penyadapan. Terlebih lagi sekarang mulai banyak situs-situs ECommerce. Pelaku pencurian data berupa informasi kartu kredit akan menyalahgunakan penggunaanya dan pemilik kartu kredit akan dibebankan oleh jumlah nilai uang yang harus dibayar yang bukan semestinya. Pencurian data transaksi yang sangat berharga tersebut dapat dicuri pada saat perjalanan data dari pengguna menuju pusat (server) dengan dilakukannya beberapa cara seperti sniffing oleh pelaku kejahatan untuk mendapatkan informasi tersebut. Jika pada sebuah aplikasi berbasis website yang siapapun dapat mengaksesnya tidak dilakukan pengamanan maka sangat rentan akan serangan sniffing tersebut, data transaksi tersebut haruslah dibuat tidak dapat dibaca selain penerima pesan. Maka harus dilakukannya enkripsi-dekripsi pada data tersebut. Salah satu algoritma untuk proses enkripsi-dekripsi adalah algoritma RSA, termasuk juga algoritma asimetri, karena menggunakan 2 buah kunci yaitu kunci publik dan kunci privat untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi. Menggunakan sebuah proses enkripsi dan dekripsi pada sebuah sistem akan memperlambat sedikit kerja dari sistem tetapi data tersebut cukup aman karena sudah dienkripsi sebelumnya.