// <![CDATA[PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI PENENTUAN LOKASI BAGI TUNANETRA]]> M.Ichwan, Ir., MT Ridwan Syarif Setiawan / 152008002 Penulis
Keterbatasan kemampuan visual pada penyandang tunanetra menjadi hambatan penerimaan informasi, karena sebagian informasi yang diterima oleh manusia didapat dari indera penglihatan. Dengan demikian dapat difahami bila seseorang mengalami gangguan pada indera penglihatan, maka kemampuan aktifitasnya akan jadi sangat terbatas, karena informasi yang diperoleh akan jauh berkurang dibandingkan mereka yang berpenglihatan normal. Pada awalnya alat bantu bagi tunanetra adalah tongkat putih dan anjing penuntun yang telah terlatih secara khusus. Akan tetapi kedua alat ini memiliki berbagai macam keterbatasan, sehingga hanya sebagian kecil saja informasi yang dapat difahami dari lingkungan dimana dia berada. Dewasa ini, perkembangan teknologi yang pesat membuka peluang pengembangan berbagai alat bantu yang memanfaatkan berbagai disiplin ilmu, seperti halnya GPS, Android, Google Maps, untuk memberikan informasi yang lebih utuh bagi tunanetra. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka dapat dirancang sebuah sistem penentuan lokasi terintegrasi yang dapat memberikan informasi keberadaan tunanetra dengan memanfaatkan teknologi Android yang bersifat open source untuk mobile communication dan dilengkapi dengan engine reverse geocoder untuk mentransformasikan koordinat geografis menjadi nama jalan dan engine text-to-speech yang berfungsi merubah teks, dalam hal ini nama jalan menjadi suara. Sehingga posisi keberadaan tunanetra dapat diketahui oleh tunanetra itu sendiri atau oleh pihak-pihak lain yang membutuhkan informasi tersebut. Harapan dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu tunanetra dapat mengetahui lokasi keberdaannya dan keluarga dari tunanetra dapat memonitor posisi keberadaan tunanetra.