// <![CDATA[PLUIT METROPOLITAN RESIDENCE]]> SETYA BUDI RAHARJO / 21‐2006‐062 Dosen Pembimbing 1 Ir. Bambang Subekti, MT Juarni Anita ST.,MEng
Jakarta merupakan ibukota dan pusat perdagangan, sehingga banyak fasilitas hunian yang ada di kota ini. Salah satunya adalah Hunian Metropolitan di Pluit yang berada di daerah Jakarta Utara adalah untuk mewadahi dan memfasilitasi kegiatan dalam suatu hunian yaitu apartemen yang memberikan kenyamanan, keamanan, keprivasian, dan dapat bersosialisasi terhadap lingkungan sekitar berkaitan dengan kondisi bangunan apartement yang bergaya late modern yang mempunyai fungsi dapat melihat bangunan relative berani dalam mengeksplorasi bentuk. Tema yang digunakan dalam merancang “PLUIT METROPOLITAN RESIDENCE” ini adalah “Arsitektur Late Modern”. Konsep arsitektur bergaya late modern di terapkan dalam bangunan apartemen dan townhouse. Bangunan apartemen yang memiliki sarana ruang luar bersama, jogging track, swimming pool, café end restoran, fitness, dan hunian apartemen yang mempunyai bebebrapa type yang memeberikan kenyamanan bagi pemilik apartemen tersebut, dan juga terdapat beberapa unit townhouse yang ada di Fungsi Hunian Metropolitan di Pluit ini adalah untuk mewadahi dan memfasilitasi kegiatan dalam suatu hunian yaitu apartemen yang memberikan kenyamanan, keamanan, keprivasian, dan dapat bersosialisasi terhadap lingkungan sekitar berkaitan dengan kondisi bangunan apartement yang bergaya late modern yang mempunyai fungsi dapat melihat bangunan relative berani dalam mengeksplorasi bentuk, Tujuan dari Proyek Tugas Akhir adalah Menyediakan sarana hunian vertikan dan town house dan fasilitas pendukung yang cukup lengkap. menyediakan beberapa type unit apartemen yang dapat memenuhi kebutuhan calon pembeli dan selain apartemen ada juga tersedia unit-unit town house yang memberi kesan kenyamanan dan view yang mengarah ke pantai mutiara, membantu perkembangan pendapatan penduduk setempat, membuat suatu pola tata ruang dan tata letak bangunan fisik yang menarik perhatian masyarakat kalangan menengah atas dan wisata asing.dan meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas kawasan pluit itu sendiri Perencanaan proyek ini diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah dilakukan proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan. Kemudian, segala aspek yang telah dituangkan dalam proses perencanaan dilanjutkan menjadi proses skematik. Semua proses tersebut menjadi satu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metode yang digunakan adalah metode analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan ini mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil. Dengan adanya proyek ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengolahan tema dan judul serta pengembangan Metropolitan residence di Jakarta khususnya di daerah Pluit.