// <![CDATA[PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM PEMBANGUNAN APLIKASI PEMILIHAN PRIORITAS ORDER (STUDI KASUS :]]> Aditya Mirwan Setiawan / 152008064 Penulis Dewi Rosmala, S.Si., M.IT
Aplikasi pemilihan prioritas order merupakan aplikasi yang digunakan untuk menentukan order mana yang lebih diprioritaskan dalam proses produksi berdasarkan perhitungan bobot pada setiap kriteria. Dalam menentukan order mana yang lebih diprioritaskan , setiap order yang masuk akan di saring mana yang akan diterima dengan melakukan analisis yang menggunakan metode naïve bayes classifier (NBC), Naïve bayes classifier merupakan salah satu metode pada probabilistic reasoning yang bertujuan untuk melakukan klasifikasi data pada class tertentu. Metode naïve bayes classifier membutuhkan jumlah data pelatihan untuk menentukan estimasi parameter yang dibutuhkan untuk proses pengklasifikasian. Setelah proses analisis naïve bayes classifier dilakukan maka didapatkan hasil order yang baru masuk diterima atau tidak. Apabila order yang masuk diterima pada proses analisis naïve bayes classifier lebih dari satu order, maka tahap selanjutnya adalah melakukan analisis pemilihan prioritas order yang menggunakan metode simple additive weighting (SAW) yang merupakan metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua kriteria Metode simple additive weighting membutuhkan proses normalisasi matrik keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Dengan membandingkan setiap order berdasarkan bobot pada masing-masing kriteria maka akan di dapat hasil akhir berupa data antrian yang berisi keterangan order mana yang lebih diproiritaskan dan lamanya proses produksi. Metode naïve bayes classifier dapat digunakan pada aplikasi untuk menentukan order diterima dan metode simple additive weighting dapat diterapkan pada aplikasi untuk menentukan mana order yang diprioritaskan.