// <![CDATA[IMPLEMENTASI ALGORITMA BACKTRACKING PADA PERMAINAN TEKA-TEKI SILANG MENGGUNAKAN PERANGKAT ANDROID]]> Reza Aditya Pratama / 152007046 Penulis Youllia Indrawaty N., ST., MT.
Algoritma backtracking merupakan salah satu metode pemecahan masalah yang termasuk dalam strategi yang berbasis pencarian pada ruang status. Aho, Hopcroft, dan Ulman (1983) menyatakan bahwa algoritma backtracking bekerja secara rekursif dan melakukan pencarian solusi persoalan secara sistematis pada semua kemungkinan solusi yang ada. Algoritma backtrackingmerupakan algoritma yang digunakan untuk mencari solusi persoalan secara lebih praktis daripada menggunakan algoritma brute force. Algoritma ini akan mencari solusi berdasarkan ruang solusi yang ada secara sistematis namun tidak semua ruang solusi akan diperiksa, hanya pencarian yang mengarah kepada solusi yang akan diproses. Permainan biasanya menggunakan teori kecerdasan berupa algoritma yang dapat digunakan untuk membuat problem atau mencari solusi dari problem yang ada. Salah satunya adalah permainan teka-teki silang. Permainan teka-teki silang umumnya terdapat pada web dan smartphone. Algoritma backtracking hanya digunakan sebagai pembangkit jawaban teka-teki silang atau verifikasi jawaban. Namun pengguna tidak dapat membuat soal dan jawaban teka-teki silang. Dengan adanya hal tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengimplementasikan algoritma backtracking untuk dapat membuat papan permainan teka-teki silang dari kumpulan jawaban teka-teki silang pada perangkat Android. Kumpulan jawaban yang tersimpan kemudian dilakukan pengecekan terhadap huruf-huruf yang saling beririsan. Setelah itu mentukan arah kata, secara mendatar maupun menurun. Proses pembuatan papan teka-teki silang berdasarkan kumpulan jawaban yang telah dilakukan proses backtracking sebelumnya. Setelah dilakukan pengujian, dapat disimpulkan bahwa algoritma backtracking dapat digunakan untuk membuat papan permainan teka teki silang pada perangkat Android.