// <![CDATA[RANCANG BANGUN MOBILE APPS DEDICATED FASHION REFERENCE (INFASHION) DENGAN PENDEKATAN METODE LEAN STARTUP]]> Kun Yahya Mustofa / 152010053 Penulis Muhammad Ichwan, Ir.,MT.
Lean Startup[4] adalah metode mengembangkan bisnis dan produk. Pergerakan siklus pengembangan produk diadopsi dari kombinasi bisnishipotesis- eksperimen, dengan merilis produk berulang-ulang, dan yang biasa “disebut validated learning”. Prinsip utama dari lean startup adalah mengurangi waste. Proses Lean mengurasi waste dengan meningkatkan frekuensi kontak dengan customer, sehingga pengujian dapat dilakukan dan menghindari asumsi pasar yang tidak benar sedini mungkin. Metode Penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara terhadap konsumen, salah satunya ada bentuk strategi dari lean startup yaitu Minimum Viable Product (MVP), menganalisa kebutuhan perangkat lunak, mendesain aplikasi sesuai dengan kebutuhan dan guide dari pada user experience. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk platform Android sebagai media alternatif pencarian fashion reference dengan menggunakan Java, menutupi kekurangan aplikasi lain, seperti instagram, thumblr, pinterest yang justru cenderung memiliki fitur pencarian yang sangat luas. aplikasi mobile ini pun berfungsi sebagai dedicated fashion reference, dimana seseorang dapat melihat informasi fashion yang berhubungan dengan apa yang user inginkan, dapat berdasarkan brand dari sebuah produk, ataupun tema. Disertakan fitur feeding yang nantinya user dapat mengikuti fashion style yang diusungkan oleh beberapa outlet, dan bahkan user dapat berinteraksi dengan social function yang ditanamkan pada sistem.