// <![CDATA[PERBANDINGAN ALGORITMA CLARKE AND WRIGHT SAVINGS DAN ALGORITMA SEQUENTIAL INSERTION UNTUK OPTIMASI RUTE]]> Ivan Avianto Adipradhana / 152009061 Dosen Pembimbing 1 Dewi Rosmala, S.Si., M.IT.,
Pada suatu perusahaan, distribusi merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Permasalahan perusahaan untuk mengatur aktivitas distribusi atau yang biasa disebut dengan Vehicle Routing Problem (VRP) merupakan problem yang sering dihadapi oleh perusahaan. Selain itu, pengelolaan distribusi yang buruk dan menentukan jadwal yang tidak terkoordinasi menyebabkan distribusi yang lambat dan membengkaknya biaya distribusi. Pencarian jalur distribusi terpendek merupakan pencarian sebuah jalur pada Graf berbobot yang meminimalkan jumlah bobot sisi pembentuk jalur tersebut. Dengan begitu jalur yang dihasilkan merupakan jalur yang memiliki bobot atau jarak yang paling sedikit. Pada aktivitas pendistribusian yang mana jalur-jalur antar wilayah yang dilewati akan membentuk suatu Graf berbobot dan berarah. Dari Graf yang terbentuk pada kondisi 10 node Algoritma Clarke-Wright memiliki jarak tempuh 39.564km dan Algoritma Sequetial Insertion memiliki jarak tempuh 37.975km yang menghasilkan susunan rute dan jadwal berbeda yang harus dilalui kendaraan dalam mendistribusikan barang kepada konsumen. Faktor diantaranya nilai penghematan Algoritma Clarke-Wright dan Sequetial Insertion mengutamakan pada hasil waktu terkecil.