// <![CDATA[IMPLEMENTASI METODE KANO PADA KUESIONER UNTUK PENGUSULAN KUALITAS PELAYANAN JASA ( STUDI KASUS:]]> Ryan Mandhira / 152010046 Penulis Mira Musrini B, S.Si., M.T.
Kano adalah orang jepang yang mengembangkan metode untuk mengklasifikasikan kepuasan user terhadap suatu jasa pelayanan menjadi tiga dimensi yaitu one dimensional, attractive dan must be. Input dari metode kano ini berupa kuesioner yang ditulis dalam dua tipe, yaitu tipe disfungsional dan tipe fungsional. Kemudian kuesioner tersebut diproses dengan menggunakan matriks kano, untuk mengetahui jumlah one dimensional, must be, attractive, questionable, reverse dan indifferent. Keluaran berupa plot dari semua customer requerement ke dalam diagram kartesius yang dibagi menjadi empat kuadran, kuadran pertama adalah mustbe, kuadran kedua adalah one dimensional, kuadran tiga adalah attractive, kuadran 4 adalah indifferent. Metode kano dari tahap masukan , proses, keluaran dalam bentuk grafis diimplentasikan dalam aplikasi berbasis web. Hasil metode Kano untuk meningkatkan kualistas jasa pada studi kasus ini adalah 2 jenis pelayanan berada pada kuadran one dimensional, 3 jenis pelayanan berada pada kuadran must be, dan 4 berada pada kuadaran attractive.