// <![CDATA[IMPLEMENTASI SKELETAL TRACKING PADA APLIKASI PENGENALAN BAJU ADAT MENGGUNAKAN SENSOR KINECT]]> Daniel Herlambang Prastyo / 152008029 Penulis Youllia Indrawaty N., ST., MT.
Baju adat merupakan suatu identitas atau ciri khas yang dimiiliki oleh setiap daerah di Indonesia yang harus dilestarikan. Salah satu cara untuk melestarikan pengenalan baju adat yaitu dengan mengemasnya secara menarik dalam bentuk perangkat lunak. Untuk membangun aplikasi pengenalan baju adat digunakan sensor kinect untuk mendapatkan data rangka tubuh dari pengguna aplikasi. Untuk menentukan posisi dan orientasi pengguna, serta penskalaan model baju adat secara real time digunakan dengan memanfaatkan metode Skeletal tracking. Skeletal tracking merupakan suatu metode yang memiliki kemampuan untuk dapat mendeteksi tubuh manusia dan dapat memberitahu tata letak sendi sesuai dengan posisinya. Sehingga model baju dapat menyesuaikan ukuran sesuai dengan pengguna. Pengujian dilakukan terhadap 3 orang dengan tinggi berbeda untuk dapat mengetahui jarak terbaik yang dapat ditangkap oleh sistem. Hasil pengujian jarak terbaik deteksi rangka tubuh adalah antara 160cm- 320cm, sedangkan untuk pengujian intesitas cahaya tidak begitu mempengaruhi karena dalam keadaan gelap (0lx/Lux meter) skeletal masih bisa terbaca oleh sistem.