// <![CDATA[SISTEM PERAMALAN WAKTU LAMPU LALU LINTAS DENGAN METODE HOLT-WINTERS MULTIPLICATIVE DAN WEBSTER]]> Deden Dodik Ginanjar / 152008088 Penulis Dewi Rosmala, S.Si., M.IT
Lampu lalu lintas berfungsi untuk menciptakan keadaan jalan yang aman dan lancar. Oleh karena itu harus ditentukan waktu siklus dari lampu lalu lintas agar kemacetan yang terjadi disekitar persimpangan dapat dikurangi. Jumlah kendaraan setiap harinya dapat dijadikan acuan dalam penghitungan durasi lampu lalu lintas. Data jumlah kendaraan yang telah diperoleh merupakan data waktu lampau yang digunakan dalam metode peramalan Holt-Winters Multiplicative untuk meramalkan jumlah kendaraan pada periode selanjutnya. Survey arus lalu lintas dilakukan di persimpangan Pahlawan pada hari Senin sampai Jumat dan pada pukul 07.00 WIB – 08.00 WIB dan 17.00 WIB – 18.00 WIB. Untuk mendapatkan nilai ramalan dengan menggunakan metode Holt-Winters Multiplicative, diperlukan nilai alpha (α), beta (β) dan gamma (γ). Nilai α, β dan γ yang optimal yaitu berdasarkan nilai mean squared error (MSE) yang paling kecil. Data hasil peramalan selanjutnya digunakan pada perhitungan durasi lampu lalu lintas dengan metode Webster untuk menghitung waktu nyala hijau.