// <![CDATA[PENANGGULANGAN WINDOWS CRACKING DARI SISTEM BACKDOOR NETCAT DENGAN MENGGUNAKAN HIDS]]> Muhammad Rafly Marshall / 152010030 Penulis Winarno Sugeng
Cyber security digunakan untuk menghindari adanya cyber crime. Keamanan komputer bertujuan untuk mencegah penipuan atau mendeteksi adanya usaha pembobolan di sebuah sistem yang berbasis informasi. Penerapannya dalam sehari-hari untuk menjaga sumber daya sistem agar tidak disalahgunakan, dimodifikasi, diinterupsi, dan diganggu oleh orang yang tidak berwenang. Masalah yang sering terjadi di keamanan komputer dapat teridentifikasi dari kesalahan teknis, manajerial, legalitas, dan politis. Untuk melakukan testing kepada komputer, cracker berusaha untuk masuk kedalam sistem agar dapat memodifikasi, memanipulasi, dan merusak sistem. Dalam keamanan komputer adanya serangan dari luar yang mengganggu sistem akan berakibat fatal, sehingga dibutuhkan teknik hardening untuk memperkuat sistem agar tidak dapat tertembus oleh serangan tersebut. Teknik hardening menggunakan HIDS Snort dapat membantu user untuk menangani hal tersebut karena Snort bekerja dengan cara memberi pengamanan apa yang dapat diterima oleh komputer dan mana yang tidak, sehingga komputer akan lebih kebal terhadap serangan dan meningkatkan kinerja komputer. Dengan menggunakan rule, Snort dapat dikembangkan untuk melakukan deteksi atau penanganan terhadap akses ilegal dan memberikan hasil yang berupa informasi bahwa adanya aktivitas ilegal kedalam sistem. Maka dengan menggunakan Snort sistem akan terhindar dari aktivitas ilegal.