// <![CDATA[PENGEMBANGAN PROTOTYPE APLIKASI SISTEM PENGIDENTIFIKASIAN POLA MAKAN HEWAN TERNAK SAPI UNTUK MEMBANTU PETERNAK DALAM MENGEVALUASI KESEHATAN HEWAN TERNAK]]> M. Iqbal Awaluddin / 152006079 Penulis Winarno Sugeng, ST., M.Kom.
Setiap penyakit sapi memiliki gejala yang berbeda-beda, tetapi gejala yang paling dominan dapat dilihat dari pola makan sapi yang kurang. Selain menyebabkan kematian, penyakit sapi juga dapat dengan mudah menular kepada sapi lain apabila tidak ditangani dengan cepat. Saat ini, Peternak kesulitan mengawasi pola makan sapi karna dalam sebuah peternakan populasi sapi bisa mencapai puluhan bahkan ratusan. Oleh karena itu diperlukan suatu sensor yang dapat mengidentifikasi pola makan tiap sapi. RFID digunakan sebagai sensor karena dapat mengidentifikasi atau membedakan identitas tiap sapi. Lebih dari itu RFID juga tidak memerlukan kontak langsung atau disebut contactless, sehingga dapat digunakan pada sapi yang geraknya tidak dapat ditentukan. Passive tag RFID dipasangkan pada telinga sapi. RFID reader di letakkan di bagian bawah tempat makan sapi, maka ketika sapi makan, tag RFID akan masuk kedalam range baca dari RFID reader. Data makan sapi akan dikirim melalui mikrokontroller yang dihubungkan ke router wifi lalu disimpan dalam database. Peternak dapat mengakses data makan sapi melalui gadget yang terhubung ke jaringan wifi, sehingga dapat dengan segara memberikan penanganan khusus kepada sapi dengan pola makan kurang yang kemungkinan terserang penyakit. Penelitian ini akan diimplementasikan pada peternakan CML farm.