// <![CDATA[STUDI PENGGUNAAN PECAHAN GENTENG PLERED SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR PADA BETON DENGAN KUAT TEKAN RENCANA 50 MPA]]> Deny Handoko / 22-2005-031 Dosen Pembimbing 1 Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T.
Penggunaan agregat alternatif dapat mengurangi kerusakan alam yang disebabkan dari pengambilan dan pengerukan batu alam. Upaya yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan pecahan genteng Plered sebagai substitusi agregat kasar. Limbah dari pecahan genteng yang diakibatkan dari kegagalan produksi atau kegagalan dalam bekerja mencapai lebih kurang 20%. Metode SNI 03-2838-2000 digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton dengan kuat tekan rencana 50 MPa. Pembuatan beton dilakukan pada variasi substitusi pecahan genteng sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Pada substitusi pecahan genteng 100% dilakukan beberapa variasi lagi diantaranya yaitu variasi penambahan superplasticizer Conplast SP430D sebesar 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4% dari berat semen, variasi slump rencana sebesar 0-10 mm, 10-30 mm, 30-60 mm, dan 60-100 mm, kemudian dilakukan juga variasi terhadap zona gradasi 1, 2, dan 3. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada semua variasi pada umur 28 hari dan pada variasi substitusi pecahan genteng sebesar 100% dilakukan pengujian kuat tekan beton pada umur, 3, 7, 14, 28, dan 56 hari. Pada variasi subtitusi pecahan genteng sebesar 0% dan 100% juga dilakukan pengujian kuat tarik belah beton pada umur 28 hari. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan rata-rata dengan menggunakan batu pecah alam sebagai agregat kasar (substitusi pecahan genteng 0%) adalah sebesar 51,24 MPa. Kadar substitusi pecahan genteng yang paling optimum sebesar 25% dengan kuat tekan rata-rata sebesar 45,98 MPa. Kadar penambahan superplasticizer Conplast SP430D yang paling optimum sebesar 2% dengan kuat tekan rata-rata sebesar 35,66 MPa. Nilai slump rencana yang paling optimum sebesar 30-60 mm dengan kuat tekan rata-rata sebesar 46,69 MPa. Nilai kuat tekan rata-rata pada substitusi pecahan genteng 100% pada umur 3, 7, 14, 28, dan 56 hari adalah 22,22 MPa, 27,09 MPa, 29,40 MPa, 35,66 MPa,dan 41,17 MPa. Nilai kuat tekan yang paling optimum pada zona gradasi terdapat pada zona gradasi 2 dengan kuat tekan rata-rata sebesar 35,66 MPa. Nilai kuat tarik belah rata-rata untuk variasi dengan menggunakan batu pecah (substitusi pecahan genteng 0%) sebesar 4,84 MPa dan variasi substitusi pecahan genteng 100% sebesar 3,42 MPa. Kata kunci : pecahan genteng, zona gradasi, superplasticizer.