PENENTUAN TEMPERATUR OPTIMUM DAN WAKTU KONTAK OPTIMUM PADA EKSTRAKSI BIJI KESUMBA
Biji kesumba telah digunakan sejak dulu sebagai pewarna makanan, terutama pada keju. Pada biji kesumba terdapat zat warna (annatto) yang bisa diperoleh dari lapisan luar biji. Zat warna ini mengandung senyawa bixin dan norbixin sebagai komponen utama.
Pada penelitian ini, ekstraksi biji kesumba dilakukan dengan berbagai variasi variabel. Seperti variasi temperatur dan variasi waktu kontak. Ekstraksi menggunakan pelarut etanol 95%. Temperatur divariasikan pada 40, 50 dan 60 oC, sedangkan waktu kontak divariasikan selama 3, 5 dan 7 jam.
Pada waktu kontak 7 jam dengan temperatur 40 oC, dihasilkan rendemen sebesar 1,7684 gram. Pada waktu kontak yang sama dengan temperatur 50 oC dan 60 oC, dihasilkan produk sebesar 2,2123 dan 2,0654 gram.
Dari hasil penelitian diperoleh temperatur optimum pada 50 oC. Untuk waktu kontak optimum diperoleh diperoleh pada waktu 5 jam. Hasil analisa menggunakan UV/VIS menunjukkan terdapat kandungan bixin dalam produk.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2007).PENENTUAN TEMPERATUR OPTIMUM DAN WAKTU KONTAK OPTIMUM PADA EKSTRAKSI BIJI KESUMBA ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENENTUAN TEMPERATUR OPTIMUM DAN WAKTU KONTAK OPTIMUM PADA EKSTRAKSI BIJI KESUMBA ().Teknik Kimia:FTI,2007.Text
MLA Style
.PENENTUAN TEMPERATUR OPTIMUM DAN WAKTU KONTAK OPTIMUM PADA EKSTRAKSI BIJI KESUMBA ().Teknik Kimia:FTI,2007.Text
Turabian Style
.PENENTUAN TEMPERATUR OPTIMUM DAN WAKTU KONTAK OPTIMUM PADA EKSTRAKSI BIJI KESUMBA ().Teknik Kimia:FTI,2007.Text