BANDUNG BARAT DYNAMIC FRESH MARKET
Pasar adalah sebuah tempat manusia untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan seharihari.
Dahulu, kegiatan belanja yang terjadi di dalam pasar melibatkan pihak pembeli dengan
pihak penjual secara langsung. Selain itu, pada transaksinya juga terdapat proses tawar
menawar, dan barang-barang yang dijual cenderung tidak tahan lama. Hal itulah yang
membuat kegiatan belanja di dalam pasar cukup memakan waktu lama dan manusia harus
lebih sering berbelanja. Sedangkan, manusia saat ini dapat dibilang tidak mempunyai banyak
waktu untuk kegiatan tersebut.
Pasar tradisional karena tidak mampu merespon perkembangan zaman, kalah bersaing oleh
pasar modern seperti swalayan dan ritel yang menyediakan fasilitas dan tingkat pelayanan
kenyamanan yang lebih baik. Menurut survey AC Nielsen, pertumbuhan pasar modern
(termasuk hypermarket, supermarket, supermall, minimarket, dll) sebesar 31,4 %, sedangkan
pertumbuhan pasar tradisional minus 8,1 %. Keberadaan pasar modern ini mengakibatkan
merosotnya jumlah pedagang tradisional secara signifikan. Penurunan omset para pedagang
disebabkan oleh berkurangnya intensitas pengunjung pasar tradisional yang diakibatkan oleh
kondisi pasar yang tidak nyaman serta perilaku para pedagang pasar dan pengunjung pasar
yang kurang baik menyebabkan kondisi fisik pasar tidak layak.
Tema perancangan yang mengangkat soal perilaku dalam ruang arsitektur diharapkan dapat
memberikan suatu stimulus bagi pengunjung pasar dalam bentukan arsitektur yang dapat
membantu mengarahkan pengunjung dan pedagang pasar dalam hal kenyamanan untuk
pencapaian, sirkulasi, display, penempatan dan tata letak barang dagangan. Beberapa poin
tersebut akan memudahkan pengunjung untuk kenyamanan ketika berbelanja dan
memudahkan para pedagang untuk menjual barang dagangannya sehingga memberikan
respon yang positif bagi keduanya.
Pasar ini terbagi dua menjadi pasar tradisional dan pasar modern yang dipisahkan menjadi
dua massa bangunan yang terpisah yang merupakan salah satu pendekatan dalam perilaku
pengguna dimana pengguna dapat bebas menentukan destinasi tujuan belanjanya. Hal ini
juga dapat membantu keringanan maintenance bangunan khususnya utilitas seperti
menghindari kebocoran air dan udara yang berasal dari pasar basah. Selain itu juga dapat
mencegah merambatnya kebakaran karena massa bangunan yang terpisah.
Pasar ini diharapkan dapat mewujudkan suatu sistem yang lebih efisien dan efektif dalam
kegiatan perdagangan di pasar, sehingga dapat menjadi fasilitas perdagangan yang potensial
dan menguntungkan bagi masyarakat. Juga untuk mendukung program pemerintah dalam
revitalisasi pasar tradisional.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).BANDUNG BARAT DYNAMIC FRESH MARKET ().Arsitektur:FAD
Chicago Style
.BANDUNG BARAT DYNAMIC FRESH MARKET ().Arsitektur:FAD,2012.Text
MLA Style
.BANDUNG BARAT DYNAMIC FRESH MARKET ().Arsitektur:FAD,2012.Text
Turabian Style
.BANDUNG BARAT DYNAMIC FRESH MARKET ().Arsitektur:FAD,2012.Text