// <![CDATA[HUBUNGAN ANTARA KEANEKARAGAMAN MAKROINVERTEBRATA / MAKROBENTHOS DENGAN KUALITAS AIR SUNGAI CIKAPUNDUNG.]]> EMMENYNA PURBA / 25.2002.019 / TL Penulis Gan Gan Dirgantara, Ir., MT., MSc. Penulis
Penelitian Makrobenthos/Makroinvertebrata sebagai indikator ekologi di Sungai Cikapundung telah dilakukan dari tgl 28 Desember 2007, tgl 7 Januari 2008 dan tgl 16 Januari 2008. perubahan faktor Fisika Kimia air dari waktu ke waktu maupun dari hulu kea rah hilir ternyata mengakibatkan perubahan dan perbedaan komposisi dan keanekaragaman hewan benthos. Hewan benthos dari daerah hulu sampai dengan daerah permukiman ditemukan jenis Chironomus sebanyak 2090 spesies. Helobdella sebanyak 5 spesies, Lumbriculus sebanyak 3 spesies. Jenis tersebut merupakan komunitas utama hewan benthos, sedangkan di daerah hilir komunitas hewan benthos didominasi oleh Tubifex sebanyak 182 spesies. Berdasarkan hasil analisis jumlah hewan benthos di daerah hulu adalah 8 spesies dan di daerah hilir 4 spesies. Dan diperoleh nilai BOD di daerah hulu 20,13 mg/L di daerah hilir 26,91 mg/L, nilai COD di daerah hulu 50,24 mg/L di daerah hilir 52,16 mg/L, nilai DO di daerah hulu 6,1 mg/L di daerah hilir 3,26 mg/L. Hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi penurunan kualitas air dari hulu ke hilir pada 5 titik pengambilan dan terdapat hubungan yang erat antara jumlah keanekaragaman Makrobenthos/Makroinvertebrata dengan kualitas air di Sungai Cikapundung.