PENGOLAHAN LIMBAH PENETRANT DENGAN CARA KOAGULASI FLOKULASI.
Air merupakan sumber daya alam yang memenuhi hajat hidup orang banyak, sehingga
perlu dilindungi agar tetap bermanfaat bagi hidup dan kehidupan manusia serta makhluk hidup
lainnya. Pencemaran lingkungan perairan karena pembuangan air limbah dari sektor industri
dapat membahayakan kesehatan manusia. Apabila air limbah yang mengandung bahan
pencemar tersebut langsung dialirkan ke sungai atau badan air akan mengakibatkan terjadinya
pencemaran pada badan air tersebut. Dye penetrant merupakan bahan atau material cair yang
berwarna kehijau-hijauan yang berasal dari PT X yang biasa digunakan secara umum di
industri manufacturing logam. Dye penetrant berfungsi untuk menginspeksi adanya defect
(kerusakan) pada benda, terutama keretakan pada benda yang tidak dapat terlihat jelas oleh
mata. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengolahan limbah penetrant secara koagulasi
flokulasi. Proses koagulasi flokulasi berfungsi untuk menurunkan materi atau padatan yang
tersuspensi atau koloid dalam air limbah. PAC, tawas, kapur digunakan sebagai koagulan
dalam penelitian ini. Setelah diuji dengan metoda Jar Test, koagulan dan dosis terpilih adalah
kapur dengan dosis 8000 ppm dengan menggunakan faktor pengenceran 1000x. Dengan
menunjukkan hasil penurunan nilai Chemical Oxygen Demand (COD) dari 800 ppm menjadi 80
ppm dan kekeruhan 235 NTU menjadi 5 NTU, Namun justru meningkatkan nilai Total Disolved
Solid (TDS) dari 1400 mg/l menjadi 8170 mg/l.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).PENGOLAHAN LIMBAH PENETRANT DENGAN CARA KOAGULASI FLOKULASI. ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PENGOLAHAN LIMBAH PENETRANT DENGAN CARA KOAGULASI FLOKULASI. ().Teknik Lingkungan:FTSP,2008.Text
MLA Style
.PENGOLAHAN LIMBAH PENETRANT DENGAN CARA KOAGULASI FLOKULASI. ().Teknik Lingkungan:FTSP,2008.Text
Turabian Style
.PENGOLAHAN LIMBAH PENETRANT DENGAN CARA KOAGULASI FLOKULASI. ().Teknik Lingkungan:FTSP,2008.Text