KAJIAN PENERAPAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI TEKSTIL : STUDI KASUS PT. DALIATEX KUSUMA
Limbah tekstil merupakan limbah cair dominan yang dihasilkan industri tekstil
karena terjadi proses pewarnaan (Dyeing). PT. Daliatex Kusuma (PT. DK) yang dalam
produksinya selain menghasilkan kain juga mengeluarkan limbah cair yang
berpengaruh besar terhadap ekosistem perairan disekitar industri tersebut. Karena
limbah yang dihasilkan dibuang langsung ke sungai setelah dilakukan pengolahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengolahan limbah di
IPAL PT. DK terhadap kualitas air sungai Cipalasari, ditinjau dari aspek Fisika, Kimia
dan Biologi. Penelitian ini dilakukan pada tahun September 2005 – 2007 di Sungai
Cipalasari, yang merupakan sungai buangan dari limbah industri tekstil. Contoh air
diambil langsung dari sungai Cipalasari dengan 3 stasiun pengamatan, yaitu stasiun I
tepat pada Outlet WWT PT. AIC, stasiun II setelah Outlet sebelum jembatan sungai
Bade, dan stasiun III setelah jembatan dari sungai Bade.
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kisaran suhu pada bulan Oktober 2005 ratarata
32,3 0 C, bulan November 2005 28,6 0 C dan pada bulan Desember 2005 ratarata
30,3 0 C. Nilai BOD rata-rata 8,6 ppm pada bulan Oktober 2005, bulan
Novermber 2005 8,03 ppm dan bulan Desember 2005 rata-rata 9,6 ppm. COD pada
bulan Oktober 2005 ratarata 79,6 ppm bulan November 2005 rata-rata 72,3 ppm dan
bulan Desember 2005 rata-rata 72,3 ppm. pH pada bulan Oktober 2005 7,51, bulan
November 2005 pH 7,71 dan bulan Desember 2005 rata-rata 7,56. pengukuran warna
pada bulan Oktober 2005 rata-rata 133 PtCo, 128,6 PtCo pada bulan November 2005,
dan 178,8 PtCo pada bulan Desember 2005. pengukuran bau, umumnya di 3 stasiun
ada bulan Oktober, November dan Desember 2005 perairan tidak berbau.
Berdasarkan hasil penelitian, setelah dibandingkan dengan peraturan Menteri Negara
Lingkungan Hidup No. Kep – 51/ MENLH/10/1995, baik faktor Fisika maupun Kimia
telah memenuhi baku mutu limbah cair industri tekstil, karena hasil pengukuran
menunjukkan bahwa parameter fisika dan kimia memiliki nilai dibawah ambang baku
mutu. Ini berarti pengolahan yang dilakukan oleh WWT PT. AIC telah sesuai dengan
tangkah-langkah pengolahan limbah dan dapat menekan pencemaran sehingga limbah
yang dibuang aman bagi lingkungan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).KAJIAN PENERAPAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI TEKSTIL : STUDI KASUS PT. DALIATEX KUSUMA ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN PENERAPAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI TEKSTIL : STUDI KASUS PT. DALIATEX KUSUMA ().Teknik Lingkungan:FTSP,2008.Text
MLA Style
.KAJIAN PENERAPAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI TEKSTIL : STUDI KASUS PT. DALIATEX KUSUMA ().Teknik Lingkungan:FTSP,2008.Text
Turabian Style
.KAJIAN PENERAPAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI TEKSTIL : STUDI KASUS PT. DALIATEX KUSUMA ().Teknik Lingkungan:FTSP,2008.Text