// <![CDATA[KAPASITAS ADSORPSI GRANULAR TUNGGAL TERHADAP ZAT ORGANIK PADA AIR PERMUKAAN.]]> ACHADIAT SALEH SASTRAMIHARDJA / 25.2003.004 / TL Penulis Ir. Etih Hartati, M.T. M. Rangga Sururi, ST., M.T.
Desinfeksi melalui proses ozonisasi pada air yang mengandung zat organik alami kompleks akan menghasilkan Low Molecular Weight (LMW) organik. LMW organik ini merupakan Desinfection By-Products (DBPs) yang dapat mendukung pertumbuhan kembali bakteri dalam sistem distribusi. Salah satu strategi untuk meminimasi DBPs yaitu dengan menyisihkan zat organik alami kompleks sebelum proses ozonisasi melalui proses adsorpsi. Pada penelitian ini proses adsorpsi dilakukan pada skala laboratorium secara batch dengan menggunakan media granular pasir aktif, karbon aktif, dan zeolit. Dalam penelitian ini digunakan variasi berat media 10 gr, 20 gr, dan 30 gr serta variasi ukuran media yaitu 6-7 mesh, 8-10 mesh, dan 12-24 mesh. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menurunkan kandungan zat organik dalam air. Penyisihan zat organik yang paling optimum untuk media pasir aktif adalah sebesar 11,51 % pada berat 10 gr, ukuran 6-7 mesh dengan waktu kontak 40 menit. Untuk karbon aktif sebesar 14,75 % pada berat 30 gr, ukuran 8-10 mesh dengan waktu kontak 10 menit. Sedangkan untuk media zeolit sebesar 22,16 % pada berat media 30 gr, ukuran 8-10 mesh dengan waktu kontak 10 menit. Media granular zeolit memiliki efisiensi yang lebih baik dalam menyisihkan zat organik pada air bila dibandingkan dengan media pasir aktif dan media karbon aktif. Penurunan konsentrasi zat organik tergantung pada jenis media, berat media, dan ukuran media yang digunakan.