// <![CDATA[IDENTIFIKASI PELUANG PRODUKSI BERSIH MELALUI KAJIAN PENINGKATAN EFISIENSI PEMAKAIAN AIR PADA INDUSTRI PULP DAN KERTAS. ( STUDI KASUS :]]> FEBRA RICARDO / 25.2001.024 / TL Penulis Yulianti Pratama, ST., MT. Susiani Susanti, ST., MT.
Industrialisasi dalam perkembangannya seringkali mengarah pada suatu kondisi yang menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, yaitu peningkatan pencemaran yang dihasilkan dari proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari jalan keluar dan memberi usulan solusi dari permasalahan yang ada mengenai upaya peningkatan penerapan produksi bersih. Dengan mengamati kondisi eksisting pada proses produksi di PT.Papyrus Sakti Paper Mill (PT.PSPM) di unit I, mengkaji sistem produksi yang telah ada yang mungkin untuk dikembangkan, menentukan peluang penerapan produksi bersih yang berkaitan dengan pemakaian air. Neraca massa merupakan perkiraan yang tepat dari input dan output operasi di suatu pabrik, suatu proses atau operasi unit. Data input suatu proses atau operasi dapat meliputi bahan baku, bahan kimia dan air. Prinsip perhitungan neraca massa Σ Input = ΣOutput + Σ Akumulasi. Neraca massa pada industri pembuatan kertas berkaitan dengan data konsistensi serat, yang diambil berdasarkan uji konsistensi serat dengan menggunakan sampling dan uji laboratorium dilakukan terhadap aliran serat pada satu waktu dan setiap adanya penambahan serta akumulasi bahan di setiap unit proses produksi. Dari perhitungan neraca massa didapat adanya peluang penerapan produksi bersih terhadap pemakaian air pada unit pulper, cylinder part, dryer part sebesar 254,291 m3/hari. Terdapatnya peluang produksi bersih tersebut dikarenakan PT.PSPM unit I menggunakan bahan baku kertas bekas (waste paper), terjadi inefisiensi pemakaian air yang menyebabkan banyaknya air dan serat yang terbuang ke unit IPAL, dan tingginya penggunaan steam (uap panas) karena PT.PSPM masih menggunakan sistem hood terbuka pada dryer.