// <![CDATA[KAJIAN PRODUKSI BERSIH DI INDUSTRI PULP AND PAPER PADA PROSES PEMBUATAN KERTAS TISSUE]]> FELINDA TAGUBA / 25.2000.027 Penulis Eka Wardhani, ST., MT
Industri sebagai penghasil produk kebutuhan masyarakat, disisi lain menghasilkan materi non produk berupa pencemar, pencemaran tersebut sering kali mengarah pada suatu kondisi yang menimbulkan dampak negatif terhadap masyarakat dan lingkungan hidup. Pengendalian pencemaran setelah limbah terbentuk (end of pipe treatment) tidak dapat menyelesaikan permasalahan lingkungan secara tuntas, karena memiliki resiko pindahnya bahan pencemar dari suatu media ke media lainnya. Salah satu upaya yang sebaiknya dilakukan oleh PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills adalah peningkatan pencegahan pencemaran (pollution prevention) melalui produksi bersih (cleaner production). Kajian terhadap proses produksi serta kajian secara teknis, ekonomis serta lingkungan terhadap peluang penerapan produksi bersih pada industri kertas dilakukan untuk memberi usulan terhadap perusahaan guna meningkatkan efisiensi pemakaian bahan baku dan proses produksi, meningkatkan efisiensi biaya serta menurunkan dampak terhadap lingkungan dengan mencegah terbentuknya pencemar pada sumbernya. Kajian ekonomis dilakukan dengan menggunakan perhitungan pay back period untuk mengetahui periode pengembalian modal. Weighted Rangking Technique Methode (WRT) / metode pembobotan di gunakan untuk menentukan prioritas penerapan peluang produksi bersih yang telah dinilai kelayakannya dan dapat memberikan keuntungan lebih besar dibanding dengan periode pengembalian modal yang singkat. Hasil analisa terhadap 12 peluang produksi bersih menunjukkan bahwa manfaat yang diperoleh dengan adanya penerapan produksi bersih di Paper Machine 11, PT. Pindo Deli Pulp and Paper Mills adalah Rp. 376.186.635/ bulan dengan periode pengembalian modal (payback period) selama 0,37 bulan. Manfaat lain yang dapat diperoleh dengan adanya penerapan produksi bersih adalah meningkatkan efisiensi kerja dan pengurangan limbah pada sumbernya. Berdasarkan metode pembobotan, polydisc filter merupakan unit yang menjadi prioritas utama penerapan produksi bersih di Paper Machine 11. Penghematan biaya operasional yang diperoleh sebesar Rp. 39.522.273/bulan dengan periode pengembalian modal selama 0,13 bulan.