// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM DISTRIBUSI AIR MINUM KECAMATAN CIWIDEY KABUPATEN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT]]> I MADE PRASETHIA / 25-2006-024 Penulis Eka Wardhani, ST., MT. M. Rangga Sururi, ST., MT.
Kecamatan Ciwidey merupakan bagian dari Kabupaten Bandung yang berperan sebagai pusat kegiatan pariwisata. Kecamatan Ciwidey memiliki luas wilayah 3.535 ha, terdiri dari tujuh kelurahan, yaitu Panundaan, Ciwidey, Panyocokan, Lebak Muncang, Rawabogo, Nengkelan, dan Sukawening. Jumlah Penduduk tahun 2011 sebanyak 71.932 jiwa. Ketujuh kelurahan tersebut belum mendapatkan pelayanan air bersih secara baik. Guna memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut, maka direncanakan suatu sistem distribusi air minum dan periode perencanaan selama 20 tahun dengan tingkat pelayanan pada akhir tahun perencanaan sebesar 80% dari jumlah total penduduk di wilayah studi. Model proyeksi least square merupakan model yang dipergunakan untuk memproyeksikan jumlah penduduk pada masa yang akan datang, karena paling mendekati kondisi sebenarnya. Perencanaan jalur distribusi pipa induk menggunakan 2 (dua) alternatif, alternatif 1 (satu) menggunakan pola cabang dan alternatif 2 (dua) menggunakan pola gabungan (cabang dan loop). Kebutuhan air rata-rata Kecamatan Ciwidey tahun 2011 sebesar 63 Liter/detik dan kebutuhan jam puncak 94 Liter/detik. Pemenuhan kebutuhan air tersebut berasal dari Sungai Ciwidey dengan perkiraan debit air sekitar 1.500 Liter/detik. Berdasarkan pertimbangan dari aspek teknis dan ekonomis dengan menggunakan weighted ranking technique method (WRT), alternatif 2 (dua) merupakan alternatif terpilih dengan metode gabungan (cabang dan loop). Volume reservoir 2.334 m,3 panjang pipa distribusi 36.231 meter menggunakan pipa HDPE (High Density Polyethylene) tipe S-10. Tekanan sebesar 13,52-76,03 meter, kecepatan 0,49-1,79 meter/detik dan headloss maksimum sebesar 9,58 meter/kilometer. Hasil Perhitungan di peroleh menggunakan program Epanet 2.0. Rencana anggaran biaya sebesar Rp 19.119.619.600