// <![CDATA[EVALUASI SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DI KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL]]> RUBEN PRATAMA / 25.2006.014 Penulis Eka Wardhani, S.T., M.T. Kancitra Pharmawati, S.T., M.T.
Kecamatan Wonosari merupakan bagian dari Kabupaten Gunungkidul yang berperan sebagai pusat pemerintahan, dengan luas wilayah 75,51 km2, terdiri dari tujuh kelurahan, yaitu Kelurahan Tanjung Binangun, Ngembel, Gelung, Tawarsari, Gembur, Siyono, Baleharjo. Jumlah Penduduk tahun 2011 sebanyak 75.836 jiwa. Ketujuh kelurahan tersebut belum mendapatkan pelayanan air bersih secara baik. Guna memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut, maka dilakukan evaluasi hidrolis sistem distribusi air bersih. Hasil evaluasi jaringan distribusi eksisting menggunakan Epanet 2.0, sisa tekan yang kurang dari 10 meter berjumlah 46 junction, sisa tekan lebih dari 10 meter berjumlah 28 junction, kecepatan aliran yang kurang dari 0,3 m/detik dan lebih dari 2 m/detik berjumlah 30 pipa, kecepatan aliran antara 0,3-2 m/detik berjumlah 45 pipa, headloss yang lebih dari 10 m/km berjumlah 17 pipa, headloss yang kurang dari 10 m/km berjumlah 58 pipa. Perencanaan sistem jaringan distribusi air bersih dilakukan berdasarkan hasil evaluasi jaringan distribusi eksisting dengan periode perencanaan selama 20 tahun dan tingkat pelayanan pada akhir tahun perencanaan sebesar 80% dari jumlah total penduduk di wilayah studi. Model proyeksi least square merupakan model yang dipergunakan untuk memproyeksikan jumlah penduduk pada masa yang akan datang, karena paling mendekati kondisi sebenarnya. Perencanaan jalur distribusi pipa induk menggunakan 2 (dua) alternatif, alternatif 1 (satu) menggunakan pola cabang dan alternatif 2 (dua) menggunakan pola gabungan (cabang dan loop). Kebutuhan air rata-rata Kecamatan Wonosari tahun 2012 sebesar 84,3 Liter/detik dan kebutuhan jam puncak 126,4 Liter/detik. Pemenuhan kebutuhan air tersebut berasal dari 6 unit sumur bor dengan perkiraan debit air sekitar 175 Liter/detik. Berdasarkan pertimbangan dari aspek teknis dan ekonomis dengan menggunakan weighted ranking technique method (WRT), alternatif 2 (dua) merupakan alternatif terpilih dengan metode gabungan (cabang dan loop). Volume reservoir 2.324 m,3 panjang pipa distribusi 38.959 meter menggunakan pipa HDPE (High Density Polyethylene) tipe S-10. Tekanan sebesar 10,58-48,79 meter, kecepatan 0,25-1,68 meter/detik dan headloss maksimum sebesar 32,14 meter/kilometer. Hasil Perhitungan di peroleh menggunakan program Epanet 2.0. Rencana anggaran biaya sebesar Rp 7.806.701.857.