PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU MENGGUNAKAN SISTEM SINGLE CHAMBER MICROBIAL FUEL CELL
Air limbah industi tahu mengandung berbagai jenis senyawa organik yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan, sehingga dilakukan penelitian untuk mengolah air limbah tahu dengan menggunakan metode Single Chamber Microbial Fuel Cell (SCMFC) untuk menurunkan beban pencemar sekaligus mendapatkan energi listrik. Sistem ini menggunakan elektroda tembaga (Cu) dan karbon (C), mikroorganisme (konsorsium mikroba dalam air limbah tahu, Escherichia coli, Saccharomycopsis fibuligera, serta kombinasi antara Escherichia coli dan Saccharomycopsis fibuligera) yang divariasikan dengan perlakuan aklimatisasi dan tanpa aklimatisasi mikroba, NaCl sebagai jembatan garam yang berperan sebagai penukar kation serta memanfaatkan udara sebagai akseptor elektron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses SCMFC yang berlangsung selama 48 jam dengan kombinasi mikroba aklimatisasi mendapat hasil paling baik dengan efisiensi penurunan Biochemical Oxygen Demand (BOD5) hingga 76.57%, Chemical Oxygen Demand (COD) hingga 77.22% serta menghasilkan energi listrik sebesar 9,216x10-5 kwh.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2013).PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU MENGGUNAKAN SISTEM SINGLE CHAMBER MICROBIAL FUEL CELL ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU MENGGUNAKAN SISTEM SINGLE CHAMBER MICROBIAL FUEL CELL ().Teknik Lingkungan:FTSP,2013.Text
MLA Style
.PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU MENGGUNAKAN SISTEM SINGLE CHAMBER MICROBIAL FUEL CELL ().Teknik Lingkungan:FTSP,2013.Text
Turabian Style
.PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TAHU MENGGUNAKAN SISTEM SINGLE CHAMBER MICROBIAL FUEL CELL ().Teknik Lingkungan:FTSP,2013.Text