// <![CDATA[PENGARUH KADAR BESI TERLARUT TERHADAP PENYISIHAN LOGAM NIKEL DARI AIR LIMBAH ELEKTROPLATING MENGGUNAKAN REAKTOR ELEKTROLITIK]]> Ayu Emiliandini / 252009020 Penulis Djaenudin, S.T., M.T Siti Ainun, ST.S.Psi. M.Sc
Kehidupan masyarakat modern menuntut kemajuan teknologi industri agar memproduksi produk-produk yang memiliki daya tahan tinggi dan berumur panjang. Material logam berbahan besi menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan industri. Logam besi bersifat korosif dan butuh perawatan lebih untuk menunjang performanya. Elektroplating atau proses pelapisan logam besi dengan nikel menjawab permasalahan tersebut. Dalam proses produksi, penggunaan nikel hanya 30%-40% dan sisanya mengalir bersama efluen. Nikel merupakan logam berat beracun yang dapat menyebabkan kanker. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi pengaruh kadar besi terhadap penyisihan logam nikel dalam limbah cair elektroplating menggunakan reaktor elektrolitik bersekat. Variasi kadar logam besi terlarut yang diteliti adalah 0%, 1.29% ,dan 2.44%. Parameter yang diuji meliputi suhu, pH, daya hantar listrik, kuat arus, efisiensi penyisihan logam nikel,efisiensi arus, energi spesifik dan kinetika reaksi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, keberadaan besi terlarut dalam limbah elektroplating membantu proses penyisihan logam nikel dengan efisiensi penyisihan 83,1% dan 75%. Rasio tersebut melebihi efisiensi penyisihan nikel pada limbah tanpa besi terlarut, yaitu 70%. Meningkatnya efisiensi disebabkan oleh terbentuk flok Fe(OH)2 yang berfungsi menyerap ion Ni2+. Semakin tinggi energi spesifik yang dibutuhkan, pengolahan nikel menjadi tidak ekonomis.