PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU SECARA ANAEROB MENGGUNAKAN SISTEM BATCH
Limbah industri tahu memiliki kandungan zat organik yang tinggi yang dapat
mengakibatkan penurunan kualitas air sehingga dilakukan penelitian dengan
mengolah air limbah secara anaerob dengan sistem batch untuk mengurangi
konsentrasi parameter pencemar dalam air limbah tahu. Pengolahan memanfaatkan
mikroorganisme yang terdapat di dalam air limbah tahu dan kotoran sapi untuk
menurunkan parameter BOD5, COD, TSS dalam air limbah serta menghasilkan
biogas. Penelitan dilakukan selama 30 hari dengan menggunakan tiga perlakuan (air
limbah tahu saja, air limbah tahu ditambah kotoran sapi 1,5 Liter dan air limbah tahu
ditambah kotoran sapi 2,5 Liter). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang
paling optimum dalam menurunkan parameter air limbah adalah perlakuan 3.
Perlakuan optimum dilihat berdasarkan nilai efisiensi penyisihan yang paling tinggi
dalam menurunkan parameter air limbah. Nilai efisiensi penyisihan pada perlakuan 3
berupa air limbah tahu+kotoran sapi 2,5 L yaitu BOD5 73%, COD 78% dan TSS
50%, kemudian gas metan yang dihasilkan adalah 0,399%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU SECARA ANAEROB MENGGUNAKAN SISTEM BATCH ().Teknik Lingkungan:FTSP
Chicago Style
.PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU SECARA ANAEROB MENGGUNAKAN SISTEM BATCH ().Teknik Lingkungan:FTSP,2014.Text
MLA Style
.PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU SECARA ANAEROB MENGGUNAKAN SISTEM BATCH ().Teknik Lingkungan:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TAHU SECARA ANAEROB MENGGUNAKAN SISTEM BATCH ().Teknik Lingkungan:FTSP,2014.Text