// <![CDATA[BIOGAS YANG DIHASILKAN DARI DEKOMPOSISI ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) DENGAN PENAMBAHAN KOTORAN SAPI SEBAGAI STARTER]]> Sintani Novita Sari / 252010003 Penulis Dr. Mumu Sutisna Yulianti Pratama,.ST.,MT
Eceng gondok (Eicchornia crassipes) merupakan jenis gulma yang pertumbuhannya cepat, populasi Eceng gondok merupakan sumber biomassa yang potensial untuk dimanfaatkan, pemanfaatan tumbuhan Eceng gondok berperan sebagai eutrofikasi dibadan perairan. Empat perlakuan I, II, III, dan IV, variasi (P1) Eceng gondok (dirajang) 8 kg + air 2 liter, (P2). Kotoran sapi 8 kg + air 2 liter, (P3). Eceng gondok (dirajang) 8 kg + air 2 liter + kotoran sapi 2 kg, (P4). Eceng gondok (dirajang) 8 kg + air 2 liter + kotoran sapi 2 kg. Hasil penetian menunjukkan produksi gas yang optimum pada perlakuan II. sebanyak 1,90 gram, dan pada perlakuan III, IV, 1,84 gram, 1,86 gram, tekanan gas yang optimum perlakuan II. 17,8 mbar dan perlakuan III. 12,3 mbar. perlakuan 1V. 15,5 mbar, kotoran sapi sebagai starter dan Eceng gondok adanya pembentukan gas metan dengan menggunakan analisa GC untuk mengetahui gas metan yang terbentuk pada sistem batch yang bersifat anaerob, dapat dimanfaatkan menjadi biogas.