// <![CDATA[IDENTIFIKASI PENCEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL (PB) PADA PERAIRAN DAN SEDIMEN SUNGAI CITARUM HULU SEGMEN DAYEUHKOLOT SAMPAI NANJUNG]]> RAMDHANA DESRIYAN / 252010012 Penulis Eka Wardhani, S.T.,M.T. Kancitra Pharmawati, S.T.,M.T.
Saat ini Sungai Citarum telah mengalami degradasi kualitas dan kuantitas yang sangat memprihatinkan. Seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat di sekitarnya, pencemaran Sungai Citarum terus meningkat. Salah satu pencemar yang mencemari Sungai Citarum adalah logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi logam berat Timbal (Pb) yang terkandung dalam perairan dan sedimen Sungai Citarum Hulu dan mengidentifikasi hubungan antara parameter fisika dan kimia terhadap kelarutan logam berat tersebut. Penelitian dilakukan Bulan Mei 2014 di 3 (tiga) lokasi yang diamati yaitu: Dayeuhkolot, Cisirung, dan Nanjung. Konsentrasi Timbal (Pb) pada perairan dan sedimen dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrofotometer (AAS). Pada sampel perairan dilakukan pengukuran parameter fisika kimia yaitu DO, pH, suhu, TSS, dan kekeruhan, sementara pada sampel sedimen diperiksa karakteristik sedimen Sungai Citarum. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Timbal (Pb) pada perairan yaitu 0,018-0,024 mg/L, sedangkan konsentrasi Timbal (Pb) pada sedimen yaitu 20-80 mg/kg. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat pada sedimen lebih besar dibandingkan dengan konsentrasi logam berat pada perairan Sungai Citarum. Hal ini menunjukkan bahwa Sungai Citarum telah tercemar oleh logam berat Timbal (Pb) dengan konsentrasi yang cukup tinggi.