// <![CDATA[PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN LUMPUR DI IPA BADAK SINGA PDAM KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN GRAVITY THICKENER, CHEMICAL CONDITIONING, & CENTRIFUGE DECANTER]]> Riska Pratiwi / 252010009 Penulis Kancitra Pharmawati, S.T.,M.T. Dr. Ir. Rachmawati S. Dj, M. Env. Stud
Badak Singa merupakan salah satu Instalasi Pengolahan Air (IPA) dari Perusahan daerah yang mengolah air minum di Kota Bandung. Dalam proses produksi air minum akan dihasilkan residu berupa lumpur. Residu tersebut hingga saat ini masih di buang langsung ke badan Sungai Cikapundung. Dampaknya akan berpotensi mengganggu biota perairan dan mengganggu aspek estetika. Selain itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Pada pasal 9 ayat 3 dijelaskan bahwa limbah akhir dari proses pengolahan air baku wajib diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sumber air baku dan daerah terbuka. Oleh karena itu, diperlukan suatu instalasi pengolahan lumpur di IPAM Badak Singa sehingga peraturan mengenai pengolahan limbah dapat terpenuhi, mengurangi dampak negatif yang dihasilkan dari produksi air minum, serta meningkatkan kualitas lingkungan khususnya Sungai Cikapundung yang menjadi tempat pembuangan lumpur hingga saat ini. Banyaknya jumlah lumpur yang akan diolah adalah sebesar 28.497,34 kg/hari dengan volume sebesar 587,64 m3/hari. Untuk mengolah lumpur yang dihasilkan tersebut, direncanakan unit-unit pengolahan lumpur. Unit-unit tersebut terdiri dari tiga tahapan proses, yaitu thickening, conditioning, dan dewatering. Pemilihan alternatif terbaik dilakukan dengan mempertimbangkan efektifitas pengolahan, ketersediaan lahan, serta biaya yang dibutuhkan. Alternatif 2 merupakan alternatif terpilih dari unit pengolahan lumpur yang akan digunakan. Unit tersebut terdiri dari gravity thickener, conditioning dan dewatering. Rangkaian unit pengolahan lumpur terpilih terdiri dari 1 buah bak pengumpul lumpur, 2 unit gravity thickener, 1 unit centrifuge decanter yang dilengkapi 1 unit autopolymer dan 1 bak penampung cake, serta bak resirkulasi. RAB yang diperlukan adalah sebesar Rp 11.404.766.840,00.