// <![CDATA[EFISIENSI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS 3R STUDI KASUS RW 17 KELURAHAN CILENGKRANG KABUPATEN BANDUNG]]> DIAH MAULANY / 252011021 Penulis Siti Ainun, S.T., S.Psi, M.Sc Yulianti Pratama, S.T., M.T
Kelurahan Cilengkrang memiliki luas area 116,63 Ha dan memiliki jumlah rukun warga (RW) berjumlah 19. Timbulan sampah Kelurahan Cilengkrang 21679,57 ltr/hr atau 15587,79 kg/hr. RW17 merupakan salah satu RW di Kelurahan Cilengkrang yang tidak terlayani oleh dinas kebersihan untuk sampai ke TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Namun RW17 sudah menerapkan pengelolaan sampah berbasis 3R yang dilakukan oleh masyarakat seperti (1)Tong Kompos Organik, (2)Biodigester, (3)Biopori dan (4)Bank Sampah. Efisiensi pengelolaan sampah berbasis 3R untuk sampah organik 86%, sampah recycle 14%, dan sampah reuse 16%. Dengan adanya total timbulan sampah dari sistem pengelolaan sampah berbasis 3R, RW17 akan mengurangi 56% sampah yang dibuang. Sedangkan dari total potensi sampah, RW17 akan mengurangi 45% sampah yang dibuang. Untuk pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis 3R, masyarakat memilih mengoptimalkan biodigester, peningkatan jumlah TKO dan bank sampah