// <![CDATA[PENGOLAHAN LINDI TPA PARIPURNA MENGGUNAKAN OZONISASI KONVENSIONAL DAN ADVANCED OXIDATION PROCESS (AOP) DENGAN H2O2]]> Kasih Sakinah Irawan / 252010025 Penulis M. Rangga Sururi, ST., MT Siti Ainun, ST., Spsi., MSc
Lindi adalah limbah cair yang timbul akibat masuknya air eksternal ke dalam timbunan sampah, melarutkan materi-materi terlarut, termasuk materi organik di dalamnya. Pengolahan lindi TPA Paripurna (landfill berumur > 10 tahun) dilakukan dengan mengaplikasikan proses oksidasi menggunakan ozon, baik ozonisasi konvensional maupun Advanced Oxidation Process (AOP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon karakteristik lindi terhadap proses ozonisasi konvensional dan AOP serta efisiensi penurunan parameter kekeruhan, DHL, organik aromatik, COD, dan BOD. Sampel lindi diolah dengan melakukan perbedaan perlakuan, seperti ozonisasi konvensional, AOP dengan H2O2 0,3 g/L, dan AOP dengan H2O2 0,6 g/L. Proses berlangsung secara semi-batch dan menggunakan ozon kontaktor bervolume 1 liter dengan interval waktu pengukuran10, 20, 30, 40, 50, dan 60 menit. Variasi ozonisasi konvensional menunjukkan efisiensi terbaik pada penurunan parameter kekeruhan (41,71%), DHL (22,13%), dan COD (45,45%). Sedangkan variasi AOP dengan H2O2 0,3 g/L menunjukkan efisiensi tertinggi dalam penurunan parameter organik aromatik (65,13%).