// <![CDATA[PENGARUH TEMPERATUR KECEPATAN PENGADUK DAN KONDISI BAHAN BAKU PADA PEMBUATAN KHITOSAN DARI KHITIN DENGAN PROSES DEASETILASI PADA TEKANAN DIATAS 1 ATM.]]> DIKY DESKIRIANDI S. / 14.2003.036 / TK Penulis NUUR FALAQ IBRAHIM / 14.2003.043 / TK Dosen Pembimbing 1 Carlina D.A,Ir.MT Haryono ST MT
Khitosan merupakan produk turunan dari polimer khitin yang terdapat pada eksoskeleton dari crustaceae dan invertebrata lainnya. Kepala dan kulit udang merupakan bahan baku yang potensial dalam proses pembuatan khitosan, selain karena kandungan khitinnya yang cukup tinggi, keberadaannya yang dianggap sebagai limbah dalam jumlah yang melimpah menjadikan kepala dan kulit udang sangat potensial untuk dijadikan bahan baku pembuatan khitosan. Khitosan merupakan senyawa non sintetik yang dapat dengan mudah dimodifikasi secara kimia, hal inilah yang menjadikan khitosan sangat aman digunakan dalam berbagai aplikasi. Di bidang farmasi dan kesehatan, khitosan digunakan sebagai obat anti kolesterol dan benang operasi. Selain itu khitosan banyak digunakan pada industri makanan untuk penyedap rasa dan pengawet bahan makanan dan di industri kosmetik sebagai pembangun kekentalan pada shampo. Tahap-tahap yang telah dilakukan untuk memperoleh khitosan dari kepala dan kulit udang pada penelitian ini adalah deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Tujuan yang dicapai pada penelitian ini adalah menentukan kondisi operasi terbaik pada tahap deasetilasi khitin menjadi khitosan, menentukan rendemen khitosan pada tiap variasi kondisi operasi deasetilasi dan mengetahui kualitas dari khitosan yang dihasilkan. Variabel operasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah kecepatan pengadukan yaitu 1300 rpm, 1400 rpm, 1500 rpm dan variasi temperatur reaksi deasetilasi yaitu 100 oC, 110 oC, 120 oC dan 130 oC. Dari penelitian ini diperoleh kondisi terbaik: 1. reaksi deproteinasi berlangsung pada kecepatan pengadukan 250 rpm dengan waktu reaksi 2 jam, rasio antara kulit udang dan NaOH 3,5% 1:10 (b/v) serta temperatur operasi 65 oC. 2. reaksi demineralisasi berlangsung pada kecepatan pengadukan 250 rpm dengan waktu reaksi 30 menit, rasio antara kulit udang dan HCl 1N 1:15 (b/v) serta temperatur operasi 25 oC. 3. reaksi deasetilasi berlangsung pada kecepatan pengadukan 1500 rpm dengan waktu reaksi 60 menit, rasio antara khitin dan larutan NaOH 50% 1:30 (b/v) serta temperature operasi 130 oC . Hasil pada kondisi operasi tersebut adalah : • Derajat deasetilasi : 85,02% (Technical Grade) • Kadar air : 11,26 %. • Kadar abu : 1,97% • Viskositas : 111,4439 cps • Rendemen : 23,41 %