PEMISAHAN LOGAM DARI LIMBAH KATALIS BEKAS DENGAN PROSES BIOLEACHING.
Jenis limbah yang cenderung sukar untuk ditanggulangi adalah limbah
padat yang mengandung logam. Metode ektraksi padat-cair (leaching) adalah
salah satu alternatif pengolahan limbah yang dapat dilakukan. Namun masih
terdapat kendala pada metode ini, yaitu sukarnya untuk menemukan pelarut yang
selektif untuk jenis logam tertentu yang ingin dipisahkan. Bioleaching merupakan
salah satu alternatif pengolahan limbah yang dapat dilakukan untuk mengatasi
kendala tersebut. Bioleaching adalah suatu proses pelarutan logam atau
pengambilan (ekstraksi) logam dari sedimen menjadi bentuk yang larut dengan
menggunakan bantuan mikroorganisme. Pada metoda bioleaching, pelarut yang
digunakan tidak harus berupa pelarut yang selektif terhadap logam yang akan
diekstraksi.
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk memisahkan kandungan
logam tertentu dari suatu limbah padat menggunakan metode bioleaching, dan
secara khusus bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu bioleaching terhadap
perolehan (yield) logam yang terlarut dalam rafinat dan untuk mengetahui
selektivitas mikroorganisme terhadap logam yang terkandung dalam limbah
katalis bekas pada proses bioleaching. Pelarut yang digunakan adalah aqua DM
dan percobaan ini memvariasikan jenis limbah padat spent catalyst dari beberapa
bahan baku (bahan baku I, bahan baku II, dan bahan baku III), waktu bioleaching
(5, 10, dan 15 hari), dan jenis mikroorganime (Escherichia coli dan Aspergillus
niger), dengan jumlah mikroorganisme (10% dari total volume kerja), dan
temperatur bioleaching (37 oC). Analisis yang dilakukan pada penelitian ini
adalah analisis konsentrasi logam.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa waktu bioleaching berpengaruh
terhadap konsentrasi logam dalam rafinat. Semakin lama waktu bioleaching maka
semakin besar konsentrasi logam dalam rafinat. Yield logam terbaik didapat pada
bioleaching bahan baku III menggunakan fungi Aspergillus niger selama 15 hari
dengan yield logam Ni sebesar 1.35% b/b. Secara keseluruhan yield logam Cu,
Zn, dan Ni hasil bioleaching menggunakan fungi Aspergillus niger lebih besar
daripada menggunakan bakteri Escherichia coli, kecuali untuk logam Cr.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).PEMISAHAN LOGAM DARI LIMBAH KATALIS BEKAS DENGAN PROSES BIOLEACHING. ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PEMISAHAN LOGAM DARI LIMBAH KATALIS BEKAS DENGAN PROSES BIOLEACHING. ().Teknik Kimia:FTI,2009.Text
MLA Style
.PEMISAHAN LOGAM DARI LIMBAH KATALIS BEKAS DENGAN PROSES BIOLEACHING. ().Teknik Kimia:FTI,2009.Text
Turabian Style
.PEMISAHAN LOGAM DARI LIMBAH KATALIS BEKAS DENGAN PROSES BIOLEACHING. ().Teknik Kimia:FTI,2009.Text