<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="4060">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ADSORPSI LOGAM TEMBAGA ( CN2+ ) DENGAN PEMANFAATAN ARANG TULANG SAPI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sirin Fairus, STP., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUHANDI APRIANTO / 14.2004.024 / TK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IDA PARIDA / 14.2004.026 / TK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Jono Suhartono, ST., MT.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Kimia]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTI]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2009]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Limbah cair yang mengandung logam dalam bentuk larutan merupakan
buangan dari suatu proses produksi industri, misalnya: industri cat, industri galangan
kapal, industri penyamakan kulit, industri elektroplating, dan lain-lain. Logam Cu
adalah salah satu jenis logam terlarut dalam limbah cair tersebut yang sulit untuk
dipisahkan. Limbah tersebut dapat menimbulkan pencemaran air sehingga terjadi
penurunan kualitas air. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu pengolahan yang dapat
mengurangi atau menghilangkan logam Cu tersebut.
Arang tulang merupakan salah satu adsorben yang tidak mahal dan efisien
yang digunakan pada pembersih efluen. Baru-baru ini, telah ditemukan kemungkinan
penggunaan arang tulang untuk pengolahan limbah cair. Pengolahan limbah cair yang
mengandung logam dapat dilakukan dengan proses adsorpsi dengan menggunakan
arang tulang.
Proses adsorpsi dalam penelitian ini dilakukan secara batch. Tujuan yang
ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengkaji potensi tulang terutama tulang sapi
sebagai adsorben dalam pengolahan limbah cair yang mengandung tembaga.
Parameter-parameter yang tetap dalam penelitian ini yaitu massa partikel arang tulang
5 gram dengan ukuran 70 mesh, volume larutan limbah sintetik 250 mL dan
kecepatan pengadukan 282 rpm. Variabel bebas yaitu konsentrasi limbah sintetik
CuSO4 10-50 ppm, jenis aktivator yang digunakan (CaCl2, HCl dan tanpa aktivator),
suhu pirolisis arang tulang (600oC dan 700oC) dan pH larutan 4-10.
Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi penentuan waktu
optimum (topt), penentuan pH optimum (pHopt) serta penentuan konstanta isoterm
adsorpsi yang memberikan gambaran kemampuan dari adsorben. Hasil dari penelitian
ini yaitu suhu pirolisis yang menghasilkan daya serap arang tulang yang optimum
pada 700oC sedangkan aktivator yang menghasilkan daya serap arang tulang yang
optimum adalah CaCl2. Waktu kontak optimum untuk arang tulang dengan suhu
700oC dan aktivator CaCl2 adalah 60 menit dengan pH optimum 9. Isoterm adsorpsi
yang sesuai untuk penentuan kapasitas adsorpsi ion logam tembaga (Cu2+) dengan
menggunakan arang tulang sapi adalah persamaan isoterm Langmuir.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[logam tembaga]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[Arang tulang sapi]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[adsorpsi]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[311TK082009a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[311TK082009a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1487" url="" path="/311TK082009a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ADSORPSI LOGAM TEMBAGA ( CN2+ ) DENGAN PEMANFAATAN ARANG TULANG SAPI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[4060]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-04-21 15:54:07]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>