BLEACHING MINYAK DEDAK PADI SECARA ADSORPSI DENGAN METODE BATCH
Indonesia merupakan penghasil gabah terbesar ketiga setelah Cina dan India.
Dalam sepuluh tahun terakhir, produksi gabah kering giling di Indonesia rata-rata
mencapai 50 juta ton per tahun. Penggilingan gabah dalam jumlah tersebut sekaligus
menghasilkan dedak padi kira-kira 5 juta ton pertahun, dan menghasilkan minyak sebesar
0,3 – 1,1 juta ton per tahun.
Minyak dedak padi umumnya digunakan sebagai minyak goreng untuk deep fryng
maupun stir frying. Minyak dedak juga dapat digunakan sebagai snack, margarine, dan
anti oksidan karena mengandung orizanol dan tokotrienol.
Pada percobaan kali ini akan diteliti pengaruh adsorbent arang tulang terhadap
pemucatan minyak dedak. Adapun rangkaian proses yang akan dilakukan meliputi proses
ekstraksi, degumming, netralisasi dan bleaching. Pada proses ekstraksi akan digunakan nheksan
sebagai pelarut, dan dengan perbandingan dedak padi terhadap n-heksan adalah
1 : 4. Variasi yang dilakukan pada penelitian kali ini adalah variasi kecepatan
pengadukan (250; 500; 1000 rpm) dan variasi rasio masa arang tulang terhadap minyak
dedak (1:2;1:3;1:4;1:5;1:6).
Hasil terbaik yang didapat dari penelitian bleaching minyak dedak padi ini yaitu
pada variasi jumlah arang tulang terhadap minyak dedak padi 1:2 dengan kecepatan
pengaduk 500 rpm, yaitu dengan nilai absorbansi 0.07, nilai indeks bias 1.4706, dan nilai
densitas 0.9496.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2010).BLEACHING MINYAK DEDAK PADI SECARA ADSORPSI DENGAN METODE BATCH ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.BLEACHING MINYAK DEDAK PADI SECARA ADSORPSI DENGAN METODE BATCH ().Teknik Kimia:FTI,2010.Text
MLA Style
.BLEACHING MINYAK DEDAK PADI SECARA ADSORPSI DENGAN METODE BATCH ().Teknik Kimia:FTI,2010.Text
Turabian Style
.BLEACHING MINYAK DEDAK PADI SECARA ADSORPSI DENGAN METODE BATCH ().Teknik Kimia:FTI,2010.Text