// <![CDATA[PENGOLAHAN TREATED PRODUCED WATER DENGAN TEKNOLOGI MEMBRAN REVERSE OSMOSIS]]> Jono Suhartono, ST.,MT CINTA DWI W / 14.2006.016 Penulis RISKA SUCI MUNAWAR / 14.2006.022 Dosen Pembimbing 1 Sirin Fairus, S.TP.,MT
Air terproduksi adalah produk ikutan yang dihasilkan dari sumur minyak, yang merupakan limbah terbesar yang dihasilkan selama proses ekstraksi minyak bumi. Berdasarkan data dari international association of oil and gas producers (OGP), sekitar 17 juta m3 air terproduksi dihasilkan setiap hari di seluruh dunia baik operasi onshore maupun offshore. Pengolahan dan daur ulang air terproduksi menjadi sangat penting, kontaminan organik air terproduksi dapat menyebabkan permasalahan yang serius pada lingkungan dan industri. Salah satu pengolahan air terproduksi adalah dengan teknologi membran reverse osmosis. Beberapa keunggulan dari reverse osmosis adalah kemampuannya dalam memisahkan zat-zat dengan berat molekul rendah, zat kimia, dapat dioperasikan pada suhu kamar, dan adanya penghalang absolut terhadap aliran kontaminan. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah air terproduksi dan menganalisis kemurnian permeatnya, serta menentukan kondisi operasi yang menghasilkan permeat dengan kandungan minyak terendah dan mempelajari pengaruhnya terhadap fluks dan permeabilitas membran. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan nilai TMP pada tekanan 1.89, 2.75, 3.6, 4.4 dan 5.2 bar, serta variasi temperatur 36oC, 38oC dan 40oC pada kondisi TMP terbaik. Modul membran untuk proses reverse osmosis ini adalah Spiral Wound. Pompa yang digunakan adalah diaphragm pump 110 psi. Hasil terbaik dari penelitian ini diperoleh pada nilai TMP 1.9 bar dan temperatur 36oC dengan kandungan minyak dalam permeat sebesar 0.45 ppm, nilai pH 7.6 dan kandungan suspended solid yang sangat kecil sehingga dapat diabaikan.