PENGOLAHAN LIMBAH ZAT WARNA DISPERSI DENGAN ELEKTROKOAGULASI SECARA KONTINYU
Industri tekstil adalah salah satu industri yang berpotensi mengeluarkan limbah terutama
dari proses pencelupan. Limbah dari proses pencelupan ini biasanya mengandung zat warna dan
logam berat. Apabila limbah tersebut tidak diolah terlebih dahulu maka akan memberikan
dampak negative terhadap lingkungan. Salah satu metoda pengolahan limbah yang populer saat
ini adalah elektrokoagulasi.
Metode elektrokoagulasi merupakan metoda elektrokimia untuk mengolah air limbah
dengan menggunakan sistem anoda karbon yang akan menghasilkan koagulan, yang kemudian
diikuti dengan reaksi elektrolitik yang akan menghasilkan gas hidrogen pada katoda. Elektroda
yang biasa digunakan pada metoda elektrokoagulasi adalah besi dan aluminium sedangkan jika
dilihat dari segi operasinya, elektrokoagulasi dapat dilakukan secara batch maupun kontinyu.
Dalam penelitian telah dilakukan pengolahan limbah zat warna dispersi dengan metoda
elektrokoagulasi secara kontinyu.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa persentasi penurunan konsentrasi dan kekeruhan
warna paling tinggi untuk elektroda Fe adalah 88.3% dan 96.1 %, pada kondisi rapat arus 9
mA/cm2 dan waktu kontak 75 menit sedangkan persentasi penurunan konsentrasi dan kekeruhan
warna paling tinggi untuk elektroda Al adalah 96.79% dan 98.1 %, pada kondisi rapat arus 9
mA/cm2 dan waktu kontak 75 menit.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).PENGOLAHAN LIMBAH ZAT WARNA DISPERSI DENGAN ELEKTROKOAGULASI SECARA KONTINYU ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENGOLAHAN LIMBAH ZAT WARNA DISPERSI DENGAN ELEKTROKOAGULASI SECARA KONTINYU ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text
MLA Style
.PENGOLAHAN LIMBAH ZAT WARNA DISPERSI DENGAN ELEKTROKOAGULASI SECARA KONTINYU ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text
Turabian Style
.PENGOLAHAN LIMBAH ZAT WARNA DISPERSI DENGAN ELEKTROKOAGULASI SECARA KONTINYU ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text