// <![CDATA[BLEACHING MINYAK DEDAK DENGAN PROSES ADSORPSI SECARA BATCH MENGGUNAKAN ARANG TULANG AKTIF SEBAGAI ADSORBEN]]> Jono Suhartono, ST., MT. DINE MEDIA OLIVIA (14.2006.013) Penulis PUTRI LAILI MUSTARI (14.2006.015) Dosen Pembimbing 1 Carlina Noersalim. Ir., MT.
Dedak merupakan produk samping dari penggilingan padi yang memiliki kandungan lemak sebanyak 17% (0,5 juta ton per tahun) sehingga dari dedak padi Indonesia memiliki potensi menghasilkan minyak goreng sebesar 15% dari kebutuhan minyak goreng nasional. Akan tetapi minyak yang diperoleh dari dedak padi tidak dapat langsung dikonsumsi dikarenakan masih terdapat pengotor-pengotor yang berbahaya. Oleh karena itu perlu dilakukan pemurnian sebelum minyak dedak padi tersebut dikonsumsi. Bleaching merupakan metode untuk menghilangkan zat pengotor yang mengakibatkan pigmen warna pada minyak. Proses bleaching bisa dengan menggunakan metode adsorpsi. Zat pengotor akan terserap ke dalam adsorben sehingga minyak terbebas dari zat pengotor yang telah terserap pada adsorben dan siap untuk dikonsumsi. Penelitian ini menggunakan arang tulang sebagai adsorben dengan proses adsorpsi secara batch. Tahap pengaktifan arang tulang yaitu dengan pemanasan pada temperatur 7000C selama 7 jam dan perendaman pada CaCl2 selama 1 jam. Percobaan dilakukan dengan memvariasikan ukuran partikel arang tulang, variasi perbandingan massa arang tulang terhadap volume minyak dedak padi, besarnya pengadukan dan temperature operasi Dari penelitian yang telah dilakukan didapat bahwa kondisi operasi proses bleaching yang terbaik yaitu pada ukuran adsorben 60/70 mesh sebanyak 50 gram, kecepatan pengadukan 1000 rpm dan temperature operasi 1000C. Dan ketika dilakukan perbandingan dengan adsorben karbon aktif menunjukan bahwa adsorben arang tulang dapat digunakan sebagai adsorben pada proses bleaching minyak dedak padi.