// <![CDATA[PEMBUATAN SUSU SAPI BERKADAR LEMAK DAN AIR RENDAH DENGAN PROSES MIKROFILTRASI DAN REVERSE OSMOSIS]]> Sirin Fairus, S.TP., MT. Penulis Ronny Kurniawan, ST., MT. Penulis NOVRIYANTI (14.2006.021) Penulis TIFANI SERUNI IRNINGTIAS (14.2006.026) Dosen Pembimbing 1
Susu merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Hal ini disebabkan karena susu mengandung protein tinggi untuk membantu proses metabolisme tubuh. Komponen gizi yang terdapat dalam susu terdiri dari energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin (A, B1, C), dan air. Salah satu produk susu olahan yang berprospek untuk dikembangkan adalah susu dengan kadar air rendah, kadar lemak rendah, kadar protein tinggi, dan mikroorganismenya minimal. Proses pengolahan susu yang biasa digunakan untuk pemekatan susu melalui pemanasan adalah dengan cara evaporasi. Proses evaporasi dilakukan untuk menguapkan kandungan air. Akan tetapi, susu akan mengalami degradasi atau kerusakan gizi apabila dilakukan pemanasan pada temperatur yang tinggi dan waktu yang lama. Alternatif pemekatan susu selain melalui proses evaporasi adalah melalui proses Reverse Osmosis, sedangkan untuk mengurangi mikroorganisme dan memperbaiki kandungan gizi pada susu bisa dilakukan melalui proses Mikrofiltrasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh produk susu sapi yang berkadar air rendah, berkadar lemak rendah, berprotein tinggi, dan jumlah mikroorganismenya minimal. Penelitian ini menggunakan modul membran untuk proses reverse osmosis adalah spiral wound, modul membran untuk proses mikrofiltrasi adalah tubular dan pompa yang digunakan adalah Diaphragm Pump sedangkan variabel pada penelitian ini adalah pengaruh variasi beda tekan pada alat reverse osmosis yaitu 6 – 8,5 bar dan alat mikrofiltrasi yaitu 1 - 4 bar. Dari hasil penelitian diperoleh untuk susu hasil proses mikrofiltrasi memiliki kandungan lemak yang lebih rendah, kandungan protein yang lebih tinggi, jumlah mikroorganisme yang lebih sedikit, dan kadar air yang lebih tinggi, sedangkan dari proses reverse osmosis dihasilkan susu dengan kadar air yang lebih rendah. Susu terbaik yang dihasilkan pada penelitian ini diperoleh pada kondisi beda tekan 4 bar untuk proses mikrofiltrasi dan beda tekan 8 bar untuk proses reverse osmosis dengan komposisi kandungan gizi pada susunya yang memiliki kadar lemak yang tidak terlalu tinggi yaitu sebesar 2,96 %, kadar protein yang tinggi sebesar 6,96 %, jumlah mikroorganisme yang lebih sedikit sebesar 60 koloni/ml , dan kadar air yang rendah sebesar 79,8 % volume.