PEMBUATAN XILOSA SEBAGAI PEMANIS BUATAN DARI TONGKOL JAGUNG
Salah satu pemanis altenatif pengganti sukrosa adalah xilosa. Xilosa
merupakan bahan pemanis yang memiliki sifat sangat baik bagi pengembangan
produk pangan maupun produk farmasi. Tongkol jagung merupakan salah satu
sumber penting xilosa karena kandungan xilannya mencapai 12,4 – 12,9%
Xilosa dapat diperoleh dari hasil pengolahan xilan melalui hidrolisis menjadi
xilosa. Keberhasilan reaksi hidrolisis xilan menjadi xilosa dipengaruhi oleh
beberapa parameter operasi, seperti jenis bahan baku, bahan penghidrolisis, rasio
bahan baku terhadap bahan penghidrolisis, temperatur dan tekanan operasi,
konsentrasi bahan penghidrolisis dan waktu.
Pembuatan xilosa pada penelitian ini dilakukan melalui empat tahap
kegiatan yaitu : perlakuan awal bahan baku, hidrolisis, pemurnian hasil, dan
analisis produk. Bahan baku yang digunakan sebagai sumber xilan adalah tongkol
jagung. Kondisi optimum berupa rasio bahan baku terhadap bahan penghidrolisis
dan temperatur untuk tahap hidrolisis dengan memvariasikan konsentrasi asam
sulfat yaitu 2%, 2,5%, 3%, dan 3,5% dan waktu hidrolisis 30, 40, 50, dan 60 menit
untuk memperoleh kondisi terbaik. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah
kondisi optimal untuk dapat menghasilkan kualitas xilosa yang baik dengan biaya
yang ekonomis. Salah satu parameternya adalah rendemen dari xilosa.
Dari hasil pecobaan rendemen tertinggi didapatkan dari kondisi optimum
pada konsentrasi 2,5% H2SO4 (v/v) dengan waktu hidrolisis selama 50 menit yaitu
dengan kandungan xilosa sebesar 28,71 gr/L (atau 14,97 gr/L sebelum sampel
diuapkan).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).PEMBUATAN XILOSA SEBAGAI PEMANIS BUATAN DARI TONGKOL JAGUNG ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PEMBUATAN XILOSA SEBAGAI PEMANIS BUATAN DARI TONGKOL JAGUNG ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text
MLA Style
.PEMBUATAN XILOSA SEBAGAI PEMANIS BUATAN DARI TONGKOL JAGUNG ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text
Turabian Style
.PEMBUATAN XILOSA SEBAGAI PEMANIS BUATAN DARI TONGKOL JAGUNG ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text