// <![CDATA[DEGUMMING MINYAK DEDAK PADI DENGAN MEMBRAN ULTRAFILTRASI]]> I. AJENG LARASATI / 14.2006.036 II. YULIZA SARASWATI S / 14.2006.039 Dosen Pembimbing 1 Jono Suhartono, ST.,MT Ronny Kurniawan,ST.,MT
Minyak dedak padi memiliki kualitas yang baik sebagai minyak nabati. Namun, sebelum layak untuk dikonsumsi, minyak dedak padi harus mengalami beberapa proses pemurnian terlebih dahulu untuk menghilangkan zat-zat pengotor yang salah satunya adalah gum. Gum yang kandungan utamanya adalah fosfatida dihilangkan dengan metoda degumming. Metode proses degumming yang dilakukan pada penelitian kali ini adalah membrane degumming. Jenis membran yang digunakan adalah membran ultrafiltrasi tanpa penambahan zat kimia dan proses berlangsung secara batch. Penelitian dilakukan dengan 5 variasi tekanan yaitu pada 2, 4, 5, 7, dan 8 atm. Kandungan utama gum, yaitu fosfatida dianalisa menggunakan analisis FTIR. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan kondisi terbaik untuk melakukan metode degumming adalah pada tekanan 5 atm dimana dihasilkan laju alir permeat tertinggi dan juga tingkat kejernihan minyak paling tinggi. Terjadi pengurangan kadar gum dari minyak dedak padi setelah dilakukan degumming menggunakan membran ultrafiltrasi namun tidak sepenuhnya menghilangkan gum tersebut. Selain itu metode ini menghasilkan perolehan minyak yang tidak terlalu banyak.