PEMBUATAN TEPUNG TELUR DENGAN MENGGUNAKAN SPRAY DRYER
Telur ayam memiliki kandungan protein yang tidak kalah dari daging hewan. Namun demikian telur memiliki kekurangan yaitu telur tidak dapat disimpan terlalu lama sehingga perlu dilakukan proses pengawetan salah satunya dengan cara pengeringan. Salah satu alternatif alat pengering yang dapat digunakan adalah menggunakan alat spray dryer. Kelebihan dari alat ini adalah pada proses pengontakannya hanya membutuhkan waktu yang singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kondisi operasi terbaik dari beberapa kondisi berdasarkan kandungan gizi (protein) dan kandungan air pada proses pembuatan tepung telur dengan menggunakan spray dryer. Prosedur kerja terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap awal, tahap pengeringan, dan tahap analisa. Proses pengeringan yang dilakukan secara batch dengan laju udara pengering (8,61x10-4; 9,3x10-4; 1,055x10-3 m3/s) dan temperatur (55, 60, 66oC) sebagai variabel berubah, dan ukuran chamber, ukuran nozzle, dan laju alir umpan (telur) sebagai variabel tetap. Dari hasil penelitian diperoleh semakin tinggi temperatur maka kandungan air semakin rendah. Semakin besar laju alir udara pengering maka kandungan air semakin rendah. Semakin tinggi temperatur maka kandungan protein semakin tinggi. Kondisi terbaik dari hasil penelitian yang kami lakukan adalah diperoleh pada temperatur 66oC, laju udara pengering 1,055x10-3 m3/s dengan kandungan air sebesar 8,57% dan kadar protein 47,21%.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).PEMBUATAN TEPUNG TELUR DENGAN MENGGUNAKAN SPRAY DRYER ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PEMBUATAN TEPUNG TELUR DENGAN MENGGUNAKAN SPRAY DRYER ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text
MLA Style
.PEMBUATAN TEPUNG TELUR DENGAN MENGGUNAKAN SPRAY DRYER ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text
Turabian Style
.PEMBUATAN TEPUNG TELUR DENGAN MENGGUNAKAN SPRAY DRYER ().Teknik Kimia:FTI,2011.Text