// <![CDATA[KAJIAN PROSES BIOLEACHING PADA LOGAM CU, CR, DAN AL YANG TERKANDUNG DALAM LIMBAH PADAT DENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI THIOBACILLUS FEROOXIDANS DAN FUNGI ASPERGILLUS NIGER]]> Rapila Fajar A / 14-2008-017 Penulis Danil Prasetia / 14-2008-025 Dosen Pembimbing 1 Ronny Kurniawan, ST., MT. S. Juhanda, Ir. ,M.Eng.
Bioleaching adalah proses pelarutan logam atau ekstraksi logam dengan menggunakan bantuan mikroorganisme. Mikroorganisme berperan dalam mengoksidasi logam dan mengubah kondisi menjadi asam. Salah satu aplikasi Bioleaching adalah untuk memisahkan logam dari suatu campuran sehingga bioleaching ini dapat dimanfaatkan untuk memisahkan suatu logam dari limbah padat yang mengandung logam. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menentukan kadar logam yang dapat terekstraksi menggunakan proses bioleaching, dan secara khusus bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu dan jenis mikroorganisme terhadap kadar logam yang terlarut di dalam rafinat serta untuk mengetahui karakteristik logam sebelum dan sesudah bioleaching. Parameter yang digunakan adalah volume mikroorganisme (20% dari total volume kerja) dan temperatur bioleaching (37°C), sedangkan variabel yang digunakan adalah waktu bioleaching (10, 15 dan 30 hari), jenis logam (Cu, Cr, dan Al) dan jenis mikroorganisme (bakteri Thiobacillus ferooxidans dan fungi Aspergillus niger). Analisis yang digunakan untuk mengetahui kadar logam dengan menggunakan analisis AAS. Dari hasil penelitian diketahui bahwa waktu bioleaching berpengaruh terhadap konsentrasi logam dalam rafinat. Semakin lama waktu bioleaching maka makin besar konsentrasi logam dalam rafinat. Konsentrasi logam di dalam rafinat yang tertinggi diperoleh sebesar 79.1213 ppm dengan proses bioleaching menggunakan Thiobacillus ferooxidans untuk logam Cr. Perolehan (yield) logam di dalam rafinat yang tertinggi diperoleh sebesar 0.351 % (gr/gr) dengan proses bioleaching menggunakan Thiobacillus ferooxidans untuk logam Cu. Bakteri Thiobacillus ferooxidans lebih baik untuk mengekstrak logam Cu, Cr, dan Al dibandingkan fungi Aspergillus niger.