// <![CDATA[PROSES PENGOLAHAN LIMBAH ZAT WARNA DISPERSE SECARA KOAGULASI DAN FLOKULASI DALAM KOLOM BERUNGGUN MENGGUNAKAN SISTEM OPERASI KOLOM JAMAK]]> Ir. S. Juhanda, M.Eng Ir. Marthen Luther Doko, MT Lendy supriadi / 142008003 Penulis Asep Mustopa / 142008008 Dosen Pembimbing 1
Pengolahan limbah zat warna jenis dispersi biasanya dilakukan dengan cara konvensional yaitu proses klarifikasi yang terdiri dari proses koagulasi, flokulasi dan sedimentasi. Proses tersebut dilakukan dalam bak-bak besar dengan bantuan pengadukkan mekanik. Tujuan dari pengadukan ini untuk menimbulkan gradien kecepatan (G), sehingga akan terjadi kontak antar koagulan dan partikel zat yang tersuspensi. Dalam proses fluidisasi ternyata bahwa di dalam kolom juga terjadi gradien kecepatan yang besarnya dapat diatur dengan merubah kondisi operasi seperti tinggi unggun, ukuran partikel dan jenis partikel. Maka atas dasar inilah proses pengolahan limbah zat warna dicoba dilakukan dalam kolom vertikal. Dalam penelitian ini, proses koagulasi dan proses flokulasi dilakukan dalam kolom vertikal yaitu dalam kolom berunggun. Pertama-tama penelitian dilakukan untuk 1 kolom berunggun dan kemudian dalam 2 kolom berunggun, hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan 1 kolom berunggun memberikan hasil ( dalam hal ini konsentrasi effluent atau konsentrasi limbah terolah ) lebih rendah dibandingkan dengan 2 kolom berunggun. Untuk 1 kolom berunggun diperoleh konsentrasi effluent antara 3,3 ppm sampai dengan 6,2 ppm, sedangkan untuk 2 kolom berunggun diperoleh konsentrasi effluent antara 4,6 ppm sampai dengan 9,7 ppm. Ditinjau dari gradien kecepatannya, yang terjadi di dalam kolom ternyata semakin besar gradien kecepatannya konsentrasi effluent yang diperoleh menurun. Dilihat dari aspek dinamika prosesnya, yaitu pengaruh waktu operasi terhadap konsentrasi effluent relatif kecil.