// <![CDATA[RECOVERY CU DARI LIMBAH ELEKTRONIKA SEBAGAI CU(NO3)2]]> Aldy Eka H / 142008031 Penulis Titi Rachmawati / 142010048 Dosen Pembimbing 1 Salafudin, ST, M.Sc Netty Kamal, M.Si
Penangan limbah elektronika dengan cara recycle dapat menjadi sumber alternatif untuk mendapatkan material yang bernilai. Salah satu komponen utama dalam pembuatan peralatan elektronika adalah PCB. Pada PCB (Printed Circuit Board) mengandung banyak material logam yang berharga seperti Tembaga. Material tembaga (Cu) mempunyai jumlah yang cukup signifikan yaitu sebesar 24,69% berat. Dilihat dari segi ekonomi maupun kebutuhan pasar, material tembaga (Cu) layak untuk di recovery. Salah satu cara recovery Cu dari Printed Circuit Board (PCB) limbah elektronika adalah dengan proses hidrometalurgi. Pada proses ini PCB direaksikan dengan larutan HNO3, sehingga membentuk larutan Cu(NO3)2. Parameter yang digunakan adalah konsentrasi perolehan Cu dan waktu reaksi, sedangkan variabel yang digunakan adalah konsentrasi HNO3, jenis PCB, metode perlakuan awal PCB. Analisis yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi Cu menggunakan AAS. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ukuran PCB berpengaruh terhadap konsentrasi perolehan Cu, semakin kecil ukuran PCB semakin besar konsentrasi perolehan Cu. Begitu juga dengan konsentrasi HNO3 berpengaruh terhadap perolehan Cu. Konsentrasi Cu yang tertinggi didapat pada PCB komputer dengan konsentrasi HNO3 7M tanpa perendaman dengan NaOH 1N yaitu sebesar 115,121 ppm. Perolehan (yield) logam Cu yang tertinggi diperoleh sebesar 98,99% dengan menggunakan PCB televisi dengan konsentrasi HNO3 14M tanpa perendaman dengan NaOH 1N.