PENINGKATAN SIFAT EXTREME PRESSURE PADA PELUMAS BIO-BASED
Pelumas merupakan bahan pemisah permukaan yang bergerak relatif terhadap
permukaan lainnya untuk mengurangi gesekan. Pelumas bio-based dapat dibuat dari bahanbahan
organik yang dapat diperbaharui, salah satunya adalah pelumas berbasis ester.
Performa aditif dibuthylphosphite dan DMTD telah memberikan sifat antiwear dan
extreme pressure yang cukup baik, tetapi masih memiliki ketahanan oksidasi yang buruk. Aditif
berbasis molybdenum dan boron dikombinasikan dengan aditif dibuthylphosphite dan DMTD
untuk meningkatkan sifat extreme pressure dan ketahanan oksidasi. Pengujian pelumas
dilakukan dengan menggunakan alat uji Four Ball Extreme Pressure Test (ASTM D-2783).
Parameter uji yang akan dihasilkan adalah Load Wear Index (LWI) dan welding point.
Korosivitas dan ketahanan oksidasi pelumas tersebut diuji dengan menggunakan besi
dan tembaga yang dikontakkan dengan udara selama 24 jam pada suhu 1500C. Parameter uji
yang dihasilkan adalah penurunan massa kedua logam setelah pengujian dan kenaikan
viskositas pelumas. Hasil uji sifat extreme pressure menunjukkan bahwa formulasi aditif
boron+DMTD memberikan kenaikan nilai LWI serta ketahanan oksidasi yang lebih baik dari
aditif dibuthylphosphite+DMTD.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2013).PENINGKATAN SIFAT EXTREME PRESSURE PADA PELUMAS BIO-BASED ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.PENINGKATAN SIFAT EXTREME PRESSURE PADA PELUMAS BIO-BASED ().Teknik Kimia:FTI,2013.Text
MLA Style
.PENINGKATAN SIFAT EXTREME PRESSURE PADA PELUMAS BIO-BASED ().Teknik Kimia:FTI,2013.Text
Turabian Style
.PENINGKATAN SIFAT EXTREME PRESSURE PADA PELUMAS BIO-BASED ().Teknik Kimia:FTI,2013.Text