// <![CDATA[PENELITIAN LAJU KOROSI DARI LOGAM CU, ZN, NI PADA KONDISI LARUTAN ASAM DENGAN METODA PENGURANGAN BERAT]]> Ashavi Ersad / 142007021 Penulis Hendra Wijaya / 142007038 Dosen Pembimbing 1 Dra. Netty Kamal., MS Sirin Fairus, S.TP., M.T
Korosi merupakan suatu proses perusakan logam disebabkan karena adanya suatu interaksi dengan lingkungan. Umumnya korosi dapat menyerang hampir semuanya peralatan-peralatan yang terbuat dari logam. Korosi yang disebabkan oleh proses oksidasi pada logam setelah bereaksi dengan kandungan uap air di udara dapat dicegah. Korosi tidak dapat langsung terjadi, tetapi membutuhkan waktu yang sangat panjang, pada penelitian ini logam yang digunakan yakni, Tembaga (Cu), Seng (Zn), Nikel (Ni). Dalam kehidupan kita sehari-hari banyak terdapat logam yang mudah terkorosi, salah satunya tembaga dan seng. Pengaruh variasi volume larutan aqua regia terhadap laju korosi logam Cu menggunakan metoda pengurangan berat. Volume larutan akan berpengaruh terhadap laju korosi logam Cu, semakin tinggi volume larutan aqua regia, maka laju korosi yang dialami logam akan semakin tinggi. Laju korosi dengan volume larutan 160 ml lebih rendah dibanding dengan volume larutan 200 ml, begitu pula dengan volume larutan 400 ml lebih tinggi dibanding dengan yang lain. Pengaruh variasi konsentrasi larutan H2SO4 terhadap laju korosi logam Ni menggunakan metoda pengurangan berat. Konsentrasi larutan akan berpengaruh terhadap laju korosi logam Ni, semakin tinggi konsentrasi larutan aqua regia, maka laju korosi yang dialami logam akan semakin tinggi. Laju korosi logam Ni dengan larutan H2SO4 berkonsentrasi 90% lebih rendah dibanding dengan laju korosi logam Ni dengan larutan H2SO4 berkonsentrasi 95%, begitu pula laju korosi logam Ni dengan larutan H2SO4 berkonsentrasi 98% lebih tinggi dibanding dengan yang lain.