// <![CDATA[PEMBUATAN ETANOL DARI KULIT PISANG NANGKA (M. PARADISIACA FORMA TYPICA) MELALUI PROSES FERMENTASI SEL TERTAMBAT DENGAN MENGGUNAKAN BATU APUNG SEBAGAI MEDIA PENAMBAT]]> S. Juhanda, Ir., M.Eng. Ronny Kurniawan, ST., MT. Muhammad Shodiqin Anwar / 142009013 Penulis Ayu Utami Putri / 142011074 Dosen Pembimbing 1
Pisang merupakan jenis buah-buahan yang banyak ditemukan di Indonesia. Banyaknya olahan dari buah pisang menyisakan limbah kulit pisang yang cukup banyak jumlahnya. Kulit pisang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan etanol karena mengandung karbohidrat melalui proses fermentasi. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah kulit pisang Nangka. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh etanol dari kulit pisang nangka dan menentukan kondisi terbaik (perlakuan terhadap bahan baku kulit pisang dan waktu fermentasi) ditinjau dari konsentrasi etanol dan yield yang dihasilkan. Proses fermentasi etanol dilakukan secara batch pada bioreaktor tangki berpengaduk dengan menggunakan ragi Saccharomyces cerevisiae secara Immobilized cell dengan media penambat batu apung. Variabel tetap yang digunakan dalam penelitian ini antara lain temperatur hidrolisis asam yaitu 1000C, konsentrasi H2SO4 pada hidrolisis asam yaitu 10% v/v, pH fermentasi 4,5, temperatur fermentasi 300C, jenis mikroorganisme yaitu Saccharomyces cerevisiae, ukuran batu apung 30/40 mesh dan berat batu apung yang digunakan sebagai penambat untuk setiap run yaitu 100 gram. Variabel berubah yang diamati dalam penelitian ini adalah waktu fermentasi yaitu (24, 72, 96 dan 120) jam dan perlakuan awal bahan baku yaitu dengan menggunakan hidrolisis asam dan tanpa hidrolisis asam. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan, kulit pisang nangka dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan etanol melalui proses fermentasi dan kondisi terbaik pada penelitian ini adalah proses fermentasi dengan hidrolisis pada waktu fermentasi 120 jam dengan konsentrasi etanol 4,4 %v/v, % yield etanol sebesar 0,8356 % b/b (berat etanol/berat glukosa terkonsumsi) dan 0,1833 % b/b (berat etanol/berat kulit pisang kering).